#Covid-19#KTN

Kampung Tangguh Bilabong Diharap Jadi Solusi Warga Terdampak Covid-19

Kampung Tangguh Bilabong Diharap Jadi Solusi Warga Terdampak Covid-19
Kapolsek Tanjung Karang Barat, David Jeckson Sianipar, meresmikan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) di Kelurahan Bilabong, Kecamatan Langkapura, Selasa, 16 Maret 2021. Lampost.co/Miko


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kapolsek Tanjung Karang Barat, David Jeckson Sianipar, meresmikan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) di Kelurahan Bilabong, Kecamatan Langkapura. Hal itu sebagai bentuk solusi penerapan strategi problem solving (penyelesaian masalah) dalam memutus penyebaran covid-19.

“Pembentukan Kampung Tangguh merupakan implementasi dari program Kapolri yang selaras dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri Nomor 3 tahun 2021, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro. Harus segera kita wujudkan dan kita tindaklanjuti sampai kepada tingkat RT dan RW, guna percepatan penghentian penyebaran Corona,” kata dia dalam sambutannya, Selasa, 16 Maret 2021.

Ia mengatakan, pandemi ini menimbulkan permasalahan yang berdampak pada kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi.

“Seperti menurunnya daya beli masyarakat, para pekerja dirumahkan, hingga aktivitas pendidikan terganggu di seluruh daerah yang mengakibatkan dampak psikologis luar biasa terhadap individu maupun masyarakat" ujar David. 

Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Upaya penguatan ekonomi kerakyatan, serta berkolaborasi dengan stakeholder melalui pengembangan kultur kewirausahaan dan penggalangan partisipasi masyarakat.

"Polri dan TNI beserta pemerintah secara bersama harus mampu berkolaborasi, mengambil langkah dan peran penting dalam percepatan penanganan korona. Dengan merubah paradigma dan orientasi ke arah upaya pemberdayaan seluruh potensi masyarakat serta memobilisasi komunitas yang ada," katanya.

David mengatakan, hal yang harus ditekankan saat ini adalah meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan. Tetap mematuhi kebijakan pemerintah, serta menjalankan Standard Operasional Procedure (SOP) kampung tanguh. Khususnya penerapan protokol kesehatan (Prokes).

"Tegakkan aturan protokol kesehatan kepada seluruh warga masyarakat hingga pelihara sinergitas dan soliditas tiga pilar yang ada di Kelurahan untuk bersama-sama menangani pandemi," ujarnya.

Sementara itu, Camat Langkapura, Husni, menjelaskan pentingnya sinergisitas antara camat, kapolsek, danramil, lurah, RT, serta seluruh masyarakat. Guna bersama-sama berusaha agar Kota Tapis Berseri segera menuju zona hijau. 

"Insyallah selama kita menerapkan protokol kesehatan, serta menghimbau kepada masyarakat untuk disiplin selalu menetapkan 5M," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait