#pilkada#kampanye#kaummilenial

Kampanye Kreatif di Medsos Penting untuk Tarik Dukungan Milenial

( kata)
Kampanye Kreatif di Medsos Penting untuk Tarik Dukungan Milenial
Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung, Handi Mulyaningsih. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Suara kaum muda pemilih kaum milenial menjadi penentu juga bagi para calon kepala daerah di delapan kabupaten/kota untuk duduk sebagai pemimpin daerah. Oleh sebab itu, para peserta pilkada perlu menyentuh suara milenial lewat kampanye kreatif dan inovatif lewat media sosial (medsos).

Kampanye tersebut juga sebagai salah satu cara untuk menghindari penyebaran Covid-19. Hal tersebut disampaikan akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung, Handi Mulyaningsih.

Ia mengatakan pemetaan sosiologi pemilih milenial ini merupakan pilihan yang perlu diperhitungkan  calon untuk memperoleh dukungan. Sebab, para calon masih menganggap milenial mudah didekati dengan cara konvensional yaitu melalui pengaruh orang tua.

Padahal milenial di zaman sekarang karakternya berbeda. Milenial sudah lepas dari pengaruh orang tua karena sekarang akrab dengan dunia medsos yang menyuguhkan banyak informasi politik.

"Bila semua calon tidak menyentuh milenial, mereka akan menjadi penentu kemenangan bagi calon yang inovatif dalam berkampanye," katanya kepada Lampost.co, Kamis, 8 Oktober 2020.

Menurut dia, milenial di Zaman Covid makin akrab dengan android dan medsos. Strategi pendekatan dengan milenial harus dengan medsos, menggunakan bahasa-bahasa milenial. Selain itu, karena idealitas seorang milenial akan kebutuhan penyelesaian masalah yang riil, jangan gunakan jargon yang masuk akal.

"Tunjukkan ketulusan Anda karena milenial sekarang sangat kritis. Milenial sangat ingin perubahan, mereka ingin terlibat bukan hanya menonton," kata mantan Komisioner KPU Lampung dua periode ini. 

Sebelumnya sesuai dengan jumlah daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) yang bersumber dari Data Konsolidasi Kementerian Dalam Negeri dari Database Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lampung terdapat 20.332 pemilih pemula masuk DP4 di Lampung tahun 2020. Data tersebut tersebar di delapan kabupaten/kota yang menggelar pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Berita Terkait


Komentar