#kampanyekeselamatan#sanksi

Kampanye Keselamatan, Satlantas Lamtim Sanksi Push Up Bagi Pengendara Bandel

Kampanye Keselamatan, Satlantas Lamtim Sanksi Push Up Bagi Pengendara Bandel
Satlantas Polres Lampung Timur gelar Kampanye keselamatan dalam rangka Operasi Patuh Krakatau 2022 di wilayah hukum Polres Lampung Timur tepatnya di traffic light, Mataram Marga, Kecamatan Sukadana. (Foto:Lampost/Arman Suhada)


Sukadana (Lampost.co)--Satlantas Polres Lampung Timur gelar Kampanye keselamatan dalam rangka Operasi Patuh Krakatau 2022 di wilayah hukum Polres Lampung Timur tepatnya di traffic light, Mataram Marga, Kecamatan Sukadana.

Dari hasil pantauan Lampost.co, terlihat salah satu pengendara yang sedang diberikan sanksi push up, akibat tidak memakai helm dalam berkendara.

Kasat Lantas Polres Lampung Timur Iptu Bima Alif menjelaskan Kampanye keselamatan hari ini bertujuan menertibkan para pengendara dalam berkendara.

"Hari ini Alhamdulillah kita sedang melakukan penertiban pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran yang kita temui didominasi pengendara yang tidak memakai helm. Untuk sanksi, kita berikan hukuman secara persuasif terlebih dahulu, sesuai dengan instruksi dari Mabes Polri, yakni mengutamakan tindakan secara preventif, setelah itu apabila tidak bisa diperingati lagi, baru kita berikan sanksi tilang," ujar Kasat Lantas Polres Lampung Timur Iptu Bima Alif saat di wawancarai di lokasi Kampanye Keselamatan, Rabu 15 Juni 2022.

Ia mengatakan pihaknya memberikan hadiah untuk pengendara yang lengkap dalam berlalulintas.

"Tadi juga kita menemukan pengendara, yang lengkap seperti memakai sarung tangan sepatu, jaket, masker dan kelengkapan lain nya, maka kita berikan hadiah bagi pengendara tersebut berupa satu bungkus minyak goreng," jelasnya.

Iptu Bima juga menuturkan, dalam operasi patuh 2022 ini ada 7 prioritas yang harus dipatuhi, diantaranya : tidak boleh bermain (Handphone) HP pada saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu penumpang, tidak memakai helm, berkendara saat mabuk, melawan arus, serta berkendara melebihi batas kecepatan.

"Itu semua menjadi atensi pada saat pelaksanaan operasi patuh 2022 tahun ini, saya himbau semua masyarakat dapat taat dalam berlalulintas, jangan sampai keluarga kita sanak saudara menjadi korban kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait