#sidang#kalapas#beritalampung#narkotika

Kakanwil : Kalapas Kalianda Bertanggung Jawab Atas Kasus Narkotika

Kakanwil : Kalapas Kalianda Bertanggung Jawab Atas Kasus Narkotika
akanwil Kemenkum HAM Lampung, Bambang Haryono, jadi saksi dalam sidang narkotika Kalapas nonaktif Muchlis Adjie. (Foto:Lampost/Febi Herumanika)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kakanwil Kemenkum HAM Lampung, Bambang Haryono, jadi saksi dalam sidang narkotika yang menyeret Kalapas nonaktif Muchlis Adjie, Senin (26/11/2017) di Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang.

Bambang Haryono di persidangan mengatakan, Muchlis Adjie bertanggung jawab atas kasus narkotika yang dibongkar BNNP Lampung. Pernyataan di atas disampaikannya saat hakim membahas tentang surat cuti milik Muchlis Adjie. 

Ketika perkara tindak pidana narkotika di Lapas Kalianda tersebut diungkap oleh BNNP Lampung, Minggu (6/5/2018), Muchlis Adjie mengaku sedang tidak bertugas. Muchlis menyebut dirinya cuti, sementara surat cuti tersebut ditandatangani oleh Bambang Haryono untuk Senin (7/5/2018) silam.

Menurut Bambang, Muchlis Adjie izin cuti terhitung dari tanggal 7 sampai 11 Mei 2018. Dia izin untuk pergi ke Bogor. Pengungkapan kasus itu terjadi tanggal 6 Mei. Maka tanggung jawab ada di Kalapas.

"Tanggal 6 itu tanggung jawab Lapas ada di Kalapas?" tanya Ketua Majelis Hakim Manshur.

"Iya. Kalapas. Tanggal 7, itu tanggung jawab Pelaksana Harian atau Plh," kata Bambang.
Tak lama, JPU Rosman Yusa menanyakan tentang ruang kontrol CCTV yang ada di Lapas Kalianda. Lantas Bambang mengiyakan pertanyaan tersebut, "Iya Saya tahu," kata dia.

Jaksa kembali mempertanyakan soal penghapusan rekaman CCTV yang dimintakan oleh Rechal Oksa seorang sipir yang merupakan terdakwa lainnya. Bambang lantas menjawab "Informasi yang saya terima begitu," kata Bambang.

Sesi tanya jawab antara Bambang dan JPU berakhir, kemudian Ketua Majelis Hakim Manshur menanyakan pendapat Muchlis Adjie tentang kesaksian Bambang. Muchlis Adjie keberatan. Sebab, kunci ruangan dia bukan menjadi tanggungjawab dia sepenuhnya.

"Kunci ruangan itu ada di bagian umum. Bukan di saya. Kewenangannya ada di sana. Karena bagian umum biasanya yang pegang. Kalau ada pembersihan ruangan, mereka yang masuk," ujar Muchlis Adjie kepada Manshur.

Manshur kemudian menanyakan pendapat Bambang Haryono tentang sanggahan Muchlis Adjie. Bambang Haryono mengatakan tetap pada kesaksiannya semula. Sebab, ruangan tersebut merupakan kewenangan pimpinan Lapas.
 

EDITOR

Febi Herumanika

loading...




Komentar


Berita Terkait