#korupsi#lampungutara

Kasus Kades Way Melan Kotabumi segera Disidangkan

Kasus Kades Way Melan Kotabumi segera Disidangkan
Ilustrasi: Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) --- Kepala Desa (Kades) Way Melan, Kotabumi, Lampung Utara, Riandes Kurniawan (37), segera menjalani sidang di PN Tipikor Tanjungkarang. Berkas dakwaan perkaranya, telah didaftarkan oleh Jaksa Penuntut Umun (JPU) Kejari Lampung Utara, pada Selasa, 19 Oktober 2021.

Dalam perkara tersebut, ia menggunakan APBDes tahun anggaran 2018, dengan modus tidak sesuai spesifikasi hingga kegiatan fiktif. Sehingga ditemukan kerugian negara sekitar Rp174,8 Juta dari total APBDes yakni Rp1,466 miliar.

Perkara ini awalnya ditangani oleh Polres Lampung Utara, hingga berkas dakwaan didaftarkan JPU ke pengadilan.

"Iya benar sudah didaftarkan tadi," ujar Humas PN Tanjungkarang, Hendri Irawan, Selasa, 19 Oktober 2021.

Ia bakal didakwa dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Jo pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Lampung Utara melimpahkan berkas perkara kasus dugaan korupsi oknum kepala desa dalam kasus penyelewengan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun 2018 yang mengakibatkan negara dirugikan ratusan juta ke kejaksaan negeri setempat.                    

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama mengatakan pihaknya melimpahkan berkas pekara oknum kepala desa non-aktif dengan tersangka Riandes Kurniawan (37), Kepala Desa Way Melan, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, ke pihak kejaksaan negeri(kejari), karena berkas perkaranya dinyatakan lengkap.

"Penanganan berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap, maka  dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Kotabumi, Lampung Utara guna proses hukum lebih lanjut,” kata dia.      

Kasat juga menjelaskan dalam penanganan perkara kasus dugaan korupsi ini pihaknya melakukan penahanan terhadap tersangka pada 13 Juli 2021 dan kini tersangka dititipkan di Rutan kelas II B Kotabumi.

Diberitakan sebelumnya, Unit Tipikor Reskrim Polres Lampung Utara menahan seorang oknum kepala desa karena diduga melakukan penyimpangan penggunaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD)  tahun anggaran 2018.         

Akibat perbuatan pelaku, negara dirugikan Rp174,8 juta. Tersangka Riandes Kurniawan (37), Kepala Desa Way Malan,  Kotabumi Selatan, Lampung Utara, ditahan dititipkan ke rutan kelas II B Kotabumi. 

"Setelah melakukan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan diperkuat dengan bukti-bukti, maka oknum kepala desa (nonaktif) tersebut kami tahan guna proses hukum lebih lanjut," paparnya.

Kasat menjelaskan modus yang dilakukan tersangka yakni tidak membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) di Desa Way Melan, Kecamatan Kotabumi Selatan, pada 2018. Selain itu, berdasarkan audit aparat pengawas internal pemerintah (APIP) Inspektorat Kabupaten Lampung Utara diketahui adanya dugaan penyimpangan yang mengakibatkan negara dirugikan mencapai Rp174,8 juta. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait