#pilkades#lampungutara

Kades di Lampura Diingatkan Potensi Tersandung Kasus Hukum

Kades di Lampura Diingatkan Potensi Tersandung Kasus Hukum
Prosesi pelantikan kepala desa (Kades) di Gedung Olah Raga (GOR) Stadion Sukung Kotabumi, Senin, 20 Desember 2021. Lampost.co/Fajar Nofitra


Kotabumi (lampost.co) -- Bupati Lampung Utara (Lampura), Budi Utomo menyampaikan simpatinya dalam prosesi pelantikan sebanyak 141 kepala desa (Kades) di Gedung Olah Raga (GOR) Stadion Sukung Kotabumi.

Pasalnya, saat ini banyak kepala desa yang tersandung masalah hukum, termasuk di Lampura. Kondisi ini mestinya mengguggah para kepala desa yang dilantik untuk menjalan tugas dan fungsinya sesuai aturan dan perundang-undangan berlaku.

"Segera pelajari apa-apa yang menjadi tugas pokoknya, konsolidasikan apa-apa yang dilarang," kata dia, Senin, 20 Desember 2021.

Baca: Pemenang Pilkades Serentak Lampura Didominasi Wajah Baru

 

Bupati mencontohkan dalam praktik pemungutan pajak. Ia menekankan agar hasil pajak segera disetorkan ke kas negara. 

"itu sudah diatur peraturan perundang-undangan harus disetor 1x24 jam ke kas negara," kata dia. 

"Jangan ditunda-tunda karena bisa berakibat fatal. Telah banyak kades dipenjara karena masalah ini," sambung Bupati.

Dia juga mengingatkan agar APBDes dijalankan dengan terencana dan berkualitas.

"Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat banyak," kata dia. 

Data terbaru, kades tersandung masalah hukum terdapat di Kecamatan Abung Tengah dan Abung Selatan, bahkan salah satunya hingga dimasukkan ke jeruji besi.
 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait