#beritalampung#beritabandarlampung

Kabel Semrawut di Jalan Sudirman Bandar Lampung Dibenahi

Kabel Semrawut di Jalan Sudirman Bandar Lampung Dibenahi
Kabel PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) di seberang Dinas Pariwisata Lampung sebelum dibenahi petugas. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co): Kabel-kabel di Jalan Jenderal Sudirman yang sebelumnya diberitakan semrawut telah dibenahi. Petugas dari PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) diterjunkan untuk membenahi kabel yang dikeluhkan masyarakat.

"Yang diberitakan kemarin itu ada enam titik kabel yang berantakan, salah satunya memang punya kami yang ada di seberang Dinas Pariwisata Lampung. Setelah ada laporan itu kami langsung benahi," kata Manager Kantor Perwakilan Lampung Regional Sumbagsel, Hadriyan, Kamis, 6 Oktober 2022.

Hadriyan mengatakan pihaknya selalu melakukan maintenance satu bulan sekali untuk kabel-kabel yang berada di tiang listrik. Namun, saat ini banyak kabel semrawut yang tidak diketahui kepemilikannya.

Baca juga:  Gaji Oktober Guru PPPK Bandar Lampung Gunakan Dana BTT

"Kami ada preventive maintenance. Jadi walaupun tidak ada laporan ya kami tetap lakukan pengecekan. Hanya masalah yang ada saat ini, banyak sekali kabel provider lain yang sangat berantakan. Sudah putus saja tidak ada yang membenahi," kata dia.

Tak hanya kabel semrawut yang dikeluhkan masyarakat, tiang-tiang hitam milik provider itu juga cukup mengganggu keindahan tata kota Bandar Lampung.

Asisten Manager Komunikasi PLN UID Lampung Darma Saputra mengatakan bahwa tiang-tiang yang biasanya berwarna hitam itu bukan milik PLN. Bahkan pihaknya juga mengaku terganggu dengan menempelnya tiang itu ke tiang listrik milik PLN.

"Itu tiang kecil-kecil bukan punya kami, tapi sering menempel di tiang PLN jadi masyarakat suka mengira itu juga sama-sama tiangnya PLN," kata dia.

Sebagai masyarakat Bandar Lampung, Darma juga mengaku cukup miris melihat pemandangan kota yang dipenuhi dengan kabel dan tiang provider yang tidak beraturan.

"Semoga pemilik tiang itu lebih peka dan sering melakukan maintenance, supaya tidak ada lagi tiang miring atau kabel berantakan yang akhirnya dikira itu punya PLN. Padahal kabel PLN tertata rapih," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait