#perubahaniklim#energi

Jurnalis Swedia Gegar Otak Dipukuli saat Meliput KTT Perubahan Iklim

Jurnalis Swedia Gegar Otak Dipukuli saat Meliput KTT Perubahan Iklim
Aktivis pecinta lingkungan mengkonfrontir anggota polisi di sela-sela pelaksanaan COP26. Foto: AFP


Glasgow (Lampost.co) -- Seorang wartawan Swedia menderita gegar otak akibat dipukuli saat meliput Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim di Glasgow, Skotlandia. Dia dipukuli karena disangka mata-mata.

“Reporter TV4 Swedia Tomas Kvarnkullen diserang pada KTT Perubahan Iklim di Glasgow,” surat kabar Aftonbladet melaporkan, seperti dikutip Sputnik, Kamis 4 November 2021.

Kvarnkullen menderita gegar otak akibat pukulan di bagian belakang kepala. Sementara penyerangnya diduga mengira dia sebagai mata-mata yang bekerja untuk pemerintah Swedia dan melapor kepada atasannya.

Kvarnkullen sendiri mengatakan dia dilompati dari belakang dan dipukuli seorang pria tak dikenal di luar hotelnya. Reporter itu baru saja menyelesaikan laporan langsung pada saat serangan itu terjadi.

"Dia berteriak 'TV4 get lost' dalam bahasa Swedia dan kemudian bahasa Inggris. Situasi menjadi agak mengancam, jadi saya menjatuhkan mikrofon dari tangan saya dan mencoba keluar dari sana,” ujar Tomas Kvarnkullen kepada Aftonbladet.

Tidak hanya memukul Kvarnkullen pria itu kemudian mengambil ponselnya. Setelah penyerangan, Tomas Kvarnkullen memasuki hotel dan meminta staf untuk memanggil polisi, yang kemudian menemukan penyerang di hotel lain di dekatnya.

Beberapa polisi diminta untuk menahan pria itu, yang melawan saat ditangkap.

Menurut reporter Swedia, pria itu mengatakan percaya Kvarnkullen mata-mata yang bekerja untuk pemerintah Swedia dan melaporkan kepada atasan di mana dia berada dan apa yang dia lakukan.

"Saya merasa relatif baik, tetapi itu pengalaman yang cukup mengejutkan. Saya bekerja sebagai jurnalis selama bertahun-tahun, tetapi tidak pernah melihat yang seperti itu. Itu adalah pengalaman yang tidak menyenangkan yang saya tidak ingin rekan lain terpapar,” ucapnya.

Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2021, juga dikenal sebagai COP26, menjadi berita utama. Tidak hanya karena keputusan terkait aksi iklim para politisi, tetapi juga pernyataan pedas ikon iklim remaja Greta Thunberg dan klip dari beberapa pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Joe Biden tampak tertidur.

 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait