#ppkm#organda#ppkmmikro

Jumlah Penumpang Bus dari Lampung ke Jawa Anjlok

Jumlah Penumpang Bus dari Lampung ke Jawa Anjlok
Pool bus PO. Puspa Jaya Lampung di Jalan Bypass Soekarno Hatta, Raja Basa, Kota Bandar Lampung tampak sepi, Minggu, 4 Juli 2021. Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Lampung menyebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali berdampak ke sektor perjalanan darat. 

"PPKM Darurat membuat kami yang ada di Lampung ikut terdampak. Karena penumpang yang biasanya menuju Jawa seperti Tanggerang, Jakarta, hingga Surabaya kosong," kata Ketua Organda Lampung, Ketut Pasek, Minggu, 4 Juli 2021. 

Penurunan cukup signifikan terjadi baik di jasa angkutan bus maupun travel.

Baca: PPKM Darurat Ditargetkan Tekan Kasus Harian Covid-19 di Bawah 10 Ribu

 

"Penurunan hingga 70 persen," jelasnya. 

Ketut mengatakan, bahkan tak sedikit pengusaha bus memilih untuk menyetop operasional karena kosongnya penumpang yang akan menyeberang ke Jawa. 

"Tapi ada juga yang tetap buka untuk perjalanan ke Sumatra Selatan hingga Aceh," katanya. 

Ia berharap pandemi covid-19 segera berlalu sehingga sektor jasa perjalanan darat kembali bergerak. 

"Pengusaha perjalanan memiliki karyawan yang harus digaji. Kalau pemasukan kosong akan menjadi beban," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait