#kpm#pkh#beritalamsel#bansos

Jumlah Penerima PKH di Lamsel Terus Berkurang

( kata)
Jumlah Penerima PKH di Lamsel Terus Berkurang
Ilustrasi. Foto: Google Images

Kalianda (Lampost.co): Jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Lampung Selatan tiap triwulan terus berkurang. Pasalnya, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak sesuai dalam penggunaan bantuan PKH dan banyak tidak sesuai dengan komitmen.

"Pada saat dilakukan verifikasi komitmen banyak KPM tidak sesuai komitmen awal misalnya anak sekolah sebagai penerima bantuan PKH jarang masuk sekolah. Lalu, KPM jarang ke posyandu. Hal inilah yang memengaruhi tidak bisa mendapatkan kembali bantuan PKH," ujar Kepala Bidang Bantuan Sosial dan Jaminan Kesejahteraan Dinsos Lamsel Reni Silalahi, Senin, 24 Februari 2020.

Menurut dia, pada tahun 2019 jumlah penerima bantuan PKH tahap pertama mencapai 57.628 KPM, tahap II (57.323 KPM), tahap III (56.285 KPM) dan tahap IV (53.935 KPM).

"Penurunan jumlah KPM ini terjadi karena adanya verifikasi komitmen dan pernyataan sikap bahwa KPM tersebut tidak mau lagi mendapatkan PKH (graduasi mandiri, red). Sebab, kehidupanya sudah sejahtera," katanya.

Reni mengatakan pada tahun 2020 ini jumlah penerima PKH untuk tahap pertama mencapai 54.071 KPM.

"Nah, nanti akan kita cek ke lapangan lagi dengan cara verifikasi komitmen. Selain itu, kita akan liat juga graduasi. Jika, hasil verifikasinya ada yang tidak sesuai secara otomatis datanya akan berkurang setelah dilakukan input data pada sistem validasi," kata dia.

Menurutnya data tidak serta merta langsung dihapus. Lebih dahulu kita berikan peringatan terhadap KPM.

"Sebab, anak sekolah harus masuk sekolah terus menerus. Begitu juga pergi ke tempat pemeriksaan kehamilan dan ke posyandu pula harus rutin," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar