#pajak#pemutihanpajak

Jumlah Kendaraan yang Ikut Pemutihan Pajak Naik 10%

Jumlah Kendaraan yang Ikut Pemutihan Pajak Naik 10%
Ilustrasi loket Samsat pembayaran PKB. Antara/ Feny Selly


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung mengatakan data wajib pajak yang mengikuti pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) meningkat setelah adanya penambahan lokasi pembayaran dengan mengandalkan beberapa Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)

"Pasca dibuka pendaftaran melalui Samsat keliling, Samsat mal, Samsat kontainer, sampai Samsat desa, ada peningkatan jumlah wajib pajak yang ikut pemutihan hingga sebesar 10 persen," kata Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Adi Erlansyah, Selasa, 29 Juni 2021. 

Hal ini terdata dari peningkatan realisasi PKB sejak program dicanangkan. Pada April 2021, realisasi pajak sebesar Rp30,48 miliar berasal dari 26.717 wajib pajak roda dua, 12.290 wajib pajak kendaraan roda empat atau total kendaraan sebanyak 39.007 unit. 

Baca: Pemprov Perluas Layanan Pemutihan Pajak Kendaraan di Mal

 

Sementara pada Mei, terjadi penurunan pembayaran PKB. Tercatat realisasi pemutihan PKB hanya sebesar Rp23,21 miliar yang berasal dari 31.495 wajib pajak. Jumlah kendaraan roda dua sebanyak 22.324 unit dan roda empat 9.171 unit.

"Pada bulan ini, terdata hingga 28 Juni kemarin sudah ada peningkatan lagi. Jadi total realisasi senilai Rp31,28 miliar yang berasal dari 29.135 kendaraan roda dua dan 12.109 kendaraan roda empat," jelas Adi.

Dalam rangka meningkatkan jumlah wajib pajak melalui pemutihan PKB, Bapenda akan berkerja sama dengan program Smart Village Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk mempermudah pembayaran wajib pajak lewat BUMDes.

"Kami yakin masyarakat akan lebih terbantu dalam membayarkan PKB-nya," lanjutnya.

Untuk sementara, pembayaran pemutihan PKB di Lampung dilakukan melalui UPTD Samsat sejak 11 Juni lalu. Pembayaran melalui UPTD hanya berlaku bagi kendaraan yang akan membayar PKB tahunan, tidak bisa untuk perpanjangan STNK.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait