#beritalampung#beritalampungterkini#kekerasananak#kekerasanterhadapperempuan#kasuskekerasan

Jumlah Kekerasan Anak dan Perempuan di Pesawaran pada 2022 Meningkat

Jumlah Kekerasan Anak dan Perempuan di Pesawaran pada 2022 Meningkat
Ilustrasi. Dok Lampost.co


Pesawaran (Lampost.co) -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Pesawaran mencatat kasus kekerasan terhadap anak dan wanita meningkat pada 2022 dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kasus kekerasan seksual dan fisik terhadap anak-anak sebanyak 38 kasus sedangkan kasus yang menimpa perempuan terdapat 5 kasus.

"Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan 2021 yang terdapat 31 kasus yang menimpa anak-anak, kemudian untuk kasus yang menimpa perempuan terdapat 9 kasus," ujar Kepala P3AP2KB Pesawaran Maysuri, Selasa, 17 Januari 2023.

Baca juga: Korban Pelecehan Kepala Yayasan Diprediksi Bertambah 

Dia mengatakan untuk mencegah kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, tahun ini pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak kepada aparatur desa dan menjalin kerja sama lintas sektor.

"Kami juga mendirikan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang ada di desa-desa, juga menyiapkan lanyanan informasi dan konseling, melalui satuan pendidikan ramah anak, masjid ramah anak, kemudian puskesmas ramah anak," ujarnya.

Maysuri menambahkan untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak-anak diperlukannya kerja sama seluruh unsur masyarakat dalam mengawasi dan memantau segala peristiwa yang melibatkan anak-anak dan perempuan di desanya masing-masing.

"Aparatur desa kemudian PKK desa juga harus berperan aktif untuk terus mengawasi, dan juga membuka posko pengaduan untuk warganya yang mengalami kekerasan," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait