TBC

Jumlah Kasus TBC di Lampura Menurun

Jumlah Kasus TBC di Lampura Menurun
dok Lampost.co


KOTABUMI (Lampost.co) -- Selama pandemi covid-19, jumlah kasus penderita Tuberkulosis (TBC) pada triwulan ke dua di Kabupaten Lampung Utara mengalami penurunan. Sementara, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) berupaya mengejar temuan kasus baru TBC merujuk rumus standar yang ditetapkan WHO, yakni; 160/100.000 × 789.534 jiwa (jumlah warga Lampung Utara). 

"Merujuk rumus standar WHO, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan penjaringan temuan kasus TBC baru di Lampura sebanyak 
965 kasus di 2020" ujar Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara, M. Yusuf, di ruang kerjanya, Senin, 10 Agustus 2020. 

Dari data yang dihimpun dari laporan  27 puskesmas dan rumah sakit umum (RSU) di kabupaten, pada triwulan pertama, Januari hingga Maret 2020 terjaring  213 angka kasus baru dan triwulan ke dua,  April sampai Juli yang terhimpun pada Agustus 2020, jumlah temuan kasus baru turun dengan angka 88 kasus. 

"Turunnya angka temuan kasus TBC, dimungkinkan karena berkurangnya aktifitas layanan kesehatan di puskesmas sejak penerapan protokol kesehatan selama pandemik covid-19," kata dia. 

Selain itu, selama masa pandemik, kegiatan pencarian kasus TBC baru di desa yang dilakukan kader TB, untuk sementara dihentikan. 

"Selama masa pandemi, seluruh kegiatan di desa lebih difokuskan pada pencegahan covid-19," tuturnya kembali. 

Pada kondisi new normal ini, aktifitas pencarian kasus TBC baru di desa oleh kader Tb dan layanan kesehatan di puskesmas kembali dioptimalkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti; menjaga jarak dan cuci tangan. 

"Selama penerapan new normal, saya berharap ada penambahan temuan kasus baru TBC yang terjaring di triwulan ke tiga, Juni s/d September 2020" tuturnya menambahkan. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas


loading...



Komentar


Berita Terkait