#penyelundupansatwa#beritalampung#satwalindung

Jual Anak Siamang di Facebook, Warga Lampura Ditangkap

( kata)
Jual Anak Siamang di Facebook, Warga Lampura Ditangkap
Siamang yang diperdagangkan. Lampost.co/Asrul Septian Malik

Bandar Lampung (Lampost.co): Subdit IV Tindak Pidana Tertentu Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung bersama beberapa NGO satwa menangkap pelaku perdagangan satwa, Selasa, 2 Juni 2020 di Museum Lampung.

Pelaku berinsial Fahrizal (24) diamankan bersama barang bukti berupa empat ekor anak siamang dan 3 ekor borong hantu.

Informasi yang didapat Lampost.co, satwa tersebut dipasarkan pelaku melalui media sosial Facebook.

Anak siamang dihargai Rp1,7 juta per ekor, sedangkan burung hantu Rp700 juta per ekor.

Dikonfirmasi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Lampung Kompol Zulman Topani membenarkan informasi tersebut.

"Iya benar, satu orang diamankan setelah saya koordinasi dengan tipiter," ujarnya, Rabu, 3 Juni 2020.

Dari hasil pemeriksaan penyidik, menurut Zulman, Polda Lampung berkoordinasi dengan BKSD dan dinyatakan hanya siamang saja yang masuk ke dalam hewan dilindungi.

"Saat ini masih dalam tahap penyidikan dan sedang dalam proses pemeriksaan oleh penyidik," kata mantan Kapolsek Telukbetung Utara itu.

Sementara, Hifzon Zawahiri, Kepala Seksi BKSDA Bengkulu Seksi III wilayah Lampung mengatakan pihak Polda Lampung telah berkoordinasi dengan BKSDA dalam rangka rehabilitasi satwa.

"Iya nanti dititipkan dikita, untuk dirawat dan direhabilitasi, lalu nanti kita rilis (lepas)," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar