koronawabahkoronacoronavirusvaksinjokowi

Jokowi Siap Jadi Orang Pertama yang Divaksin Covid-19

Jokowi Siap Jadi Orang Pertama yang Divaksin Covid-19
Presiden Joko Widodo. Dok: Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) siap divaksinasi paling pertama. Dengan catatan, dia diizinkan dan diminta oleh tim uji klinis menjadi orang pertama yang diberikan vaksin covid-19.

 

"Presiden nanti di depan atau di belakang? Kalau boleh dan diminta saya yang paling depan, saya siap," kata Jokowi di Puskesmas Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 18 November 2020.

Jokowi menyebut ada lima kelompok prioritas penerima vaksin covid-19. Kelompok pertama akan diberikan ke tenaga medis, pelayanan publik, TNI-Polri, dan aparat hukum.

"Nanti baru ASN (aparatur sipil negara) untuk pelayanan-pelayanan publik yang ada. Di depan lagi, guru. Dan kemudian tentu saja kita semuanya," ujar Jokowi.

Dalam data yang diterima Medcom.id, jumlah target yang divaksinasi dalam kelompok pertama tercatat 3,49 juta orang. Vaksin harus disiapkan dua kali lipat dari jumlah target, yakni 6,9 juta dosis.

Kelompok kedua yang diprioritaskan ialah masyarakat golongan tertentu, termasuk di dalamnya tokoh agama, perangkat daerah, dan sebagian pelaku usaha. Ada 5,62 juta orang yang bakal divaksin dengan total yang harus disediakan 11,24 juta dosis.

Kelompok ketiga ialah seluruh tenaga pengajar, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Total 4,3 juta orang yang bakal disuntikkan dengan jumlah 8,6 juta dosis vaksin.

Kelompok keempat ialah aparatur pemerintah, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga anggota legislatif. Total orang yang akan divaksin sekitar 2,3 juta dengan 4,6 juta dosis vaksin.

Terakhir, penerima BPJS bantuan iuran tercatat 86 juta orang. Vaksin yang dibutuhkan sekitar 173 juta dosis.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait