#Covid-19#JAKARTA

Jokowi Nilai PPKM Kurang Maksimal

Jokowi Nilai PPKM Kurang Maksimal
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-95 NU secara virtual, Sabtu, 30 Januari 2021. Foto: BPMI


 

Jakarta (Lampost.co) -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kurang maksimal. Jokowi menghendaki adanya pembatasan sosial berskala mikro di tingkat RT/RW.
 
Hal itu Jokowi sampaikan dalam rapat bersama lima gubernur Rabu, 3 Februari 2021. Lima gubernur itu ialah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Bali Iwan Koster, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
 
"Kemarin saya bertemu gubernur dalam rangka mengefektifkan pembatasan kegiatan masyarakat. Jadi, saya sampaikan juga bahwa yang kemarin di lapangan kurang," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Februari 2021.

Jokowi ingin kegiatan di skala mikro diperkuat. Salah satunya, memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat di level kampung, desa, RW, dan RT.
 
"Itu penting, kuncinya di situ. Lapangan yang harus dikerjakan," ujarnya.
 
Hal lain yang menjadi pembahasan dalam pertemuan itu ialah meningkatkan testing, tracing, dan treatment. Setidaknya, ada 30 orang yang harus dilacak.
 
"Kalau sudah ketemu segera lakukan isolasi, itu yang saya tekankan," ujar Jokowi.
 

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait