#nasional#ekbis

Jokowi Nilai Ketidakpastian Ekonomi Masih Tinggi

Jokowi Nilai Ketidakpastian Ekonomi Masih Tinggi
Presiden Jokowi saat diwawancarai jurnalis beberapa waktu lalu. Istimewa


Jakarta (Lampost.co) -- Pandemi covid-19 terus menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat dunia. Selain memicu krisis kesehatan global, virus tersebut merusak tatanan perekonomian.
 
"Dunia masih berada pada ketidakpastian yang tinggi, masih berada pada kompleksitas masalah yang terus muncul," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Kompas 100 CEO Forum, Kamis, 18 November 2021.
 
Ia menyebut saat ini rantai pasok universal berantakan. Produk-produk yang seharusnya diperdagangkan lintas dunia kini tertahan, termasuk yang menuju Indonesia.

"Ini terjadi karena Indonesia ketergantungan pada satu, dua, tiga negara saja," tutur dia.

Tidak hanya di Indonesia, negara-negara lain mengalami kesulitan serupa. Akhirnya, banyak negara di dunia diterpa inflasi karena stok barang-barang pokok menipis sehingga harga menjadi tinggi.
 
"Ini disrupsi yang memang sangat mengacaukan dan kompleksitasnya semakin tambah, semakin tambah," ujar Jokowi.
 
Pemerintah mengajak masyarakat terutama para pelaku usaha Tanah Air mempersiapkan diri. Menurut dia, kunci terlepas dari masalah dunia saat ini adalah pengendalian covid-19.
 
"Kuncinya hanya itu. Kalau tidak bisa dikendalikan, ekonomi akan turun dan terpuruk lagi," kata Jokowi.
 
Ia meminta semua tetap waspada dan hati-hati. Aktivitas ekonomi boleh berjalan, tempat-tempat wisata boleh dibuka, namun secara bertahap.
 
Semua harus sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah diatur dalam ketentuan pemerintah. Jokowi minta tak ada pihak yang tergesa-gesa.
 
"Semua lihat bagaimana positivity rate. Tidak hanya itu, lihat juga BOR-nya di RS seperti apa. Cek lagi testing dan tracing di setiap daerah seperti apa. Semuanya memang harus hati-hati," kata Jokowi.
 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait