#palestina#internasional

Jokowi Kecam Pelanggaran Israel Dihadapan PM Palestina

Jokowi Kecam Pelanggaran Israel Dihadapan PM Palestina
Presiden Jokowi bertemu Perdana Menteri Palestina Mohammad Ibrahim Shtayyeh. AFP


Glasgow (Lampost.co) -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan Palestina menjadi negara yang merdeka dan berdaulat penuh. Presiden juga mendukung Palestina dapat menentukan nasibnya sendiri dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negaranya.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Palestina Mohammad Ibrahim Shtayyeh di sela-sela pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin Dunia COP26, di Scottish Event Campus, Glasgow, Skotlandia, Senin 1 November 2021.

“Palestina selalu menjadi perhatian penting bagi Indonesia,” ucap Presiden Jokowi, seperti dikutip dari Medcom, Rabu, 3 November 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah hal yang menjadi perhatian Indonesia terkait Palestina.

Pertama, Indonesia sangat prihatin dan mengecam berbagai pelanggaran yang terus dilakukan Israel. Untuk itu, Indonesia mengusulkan pembentukan misi internasional sebagai mata dan telinga bagi dunia atas berbagai insiden yang terjadi di Yerusalem.

“Indonesia dalam berbagai kesempatan mengusulkan pembentukan misi internasional di Yerusalem untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga di wilayah pendudukan dan terjaganya status Yerusalem sebagai kota suci untuk tiga agama,” ungkapnya.

Kedua, Indonesia juga mendorong negosiasi multilateral yang kredibel. “Indonesia siap mendorong kuartet internasional untuk memulai kembali negosiasi perdamaian sesuai parameter internasional guna mencapai solusi dua negara (the two-state solution) yang dapat hidup berdampingan secara damai. Saya pastikan Indonesia tetap dan terus mendukung perjuangan Palestina di berbagai forum Internasional seperti PBB, OKI, dan GNB,” tegas Presiden.

Ketiga, persatuan Palestina turut menjadi perhatian Indonesia dan menjadi sangat penting bagi perjuangan Palestina.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Duta Besar RI untuk Inggris, merangkap Irlandia dan International Maritime Organization Desra Percaya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait