#Covid-19Indonesia#jokowi

Jokowi Ingatkan Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19

Jokowi Ingatkan Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19
Presiden Jokowi memberikan pengarahan kepada penerima Kartu Prakerja 2020-2021 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 17 Maret 2021. Foto: BPMI Setpres


Jakarta (Lampost.co) -- Presiden Joko Widodo menegaskan ancaman penyebaran Covid-19 tetap ada meski trennya menurun. Jokowi mengajak seluruh masyarakat terus waspada serta disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Tetap tidak boleh lengah, tidak boleh menyepelekan yang namanya covid-19," tegas Jokowi dalam pernyataannya, Minggu, 2 Mei 2021. 

Beberapa waktu belakangan, kurva kasus covid-19 di Tanah Air memang melandai sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro disertai vaksinasi massal. Jumlah kasus aktif di Indonesia semakin menurun di angka 100 ribuan. 

Tren kesembuhan pasien juga semakin meningkat dengan penurunan kasus harian. Meski begitu, Jokowi mengingatkan agar semuanya tak cepat berpuas diri dan bereuforia. 

Perkembangan positif penanganan pandemi beberapa waktu terakhir harus dijaga. Penurunan tren kasus bukan berarti situasi pandemi aman dan terkendali sepenuhnya. 

Presiden mewanti-wanti semua orang yang sudah divaksinasi maupun belum tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hal ini juga penting bagi masyarakat di zona merah, oranye, kuning, hingga hijau. 

"Jangan optimisme berlebihan. Jangan merasa situasi sudah terkendali. Jangan merasa sudah aman. Belum! Upaya menekan kasus aktif ini harus terus dilakukan," ungkap Jokowi.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait