#presidenAS#pilpresAS#demokrasi#beritainternasional#donaldtrump

Joe Biden Minta Pendukung Donald Trump Ikhlas

Joe Biden Minta Pendukung Donald Trump Ikhlas
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden saat menyampaikan pidato kemenangan di Wilmington, Delaware pada Sabtu malam, 7 November 2020. (Drew Angerer//Getty/AFP)


Delaware (Lampost.co): Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden menyebut Donald Trump, petahana yang merupakan rivalnya pada pemilihan presiden tahun ini. Ia meminta agar para pendukung Trump ikhlas dan memberikan kesempatan padanya untuk memimpin negara itu.

"Sekarang Anda semua yang memilih Presiden Trump, saya memahami kekecewaan Anda malam ini. Saya sendiri telah kehilangan beberapa kali, tapi sekarang mari saling memberi kesempatan," ucap Biden dalam pidato kemenangannya di Delaware, Minggu, 8 November 2020.
 
Ia berharap kedua pihak saling mendengarkan untuk saat ini.

"Sudah waktunya untuk menyingkirkan retorika kasar, menurunkan suhu, bertemu lagi, saling mendengarkan lagi, dan untuk membuat kemajuan, kita harus berhenti memperlakukan lawan kita sebagai musuh," tutur Biden.
 
"Mereka bukan musuh kita. Mereka orang Amerika," tegasnya.

Baca juga: Deklarasi Kemenangan Joe Biden Jelas dan Meyakinkan
 
Ia mengutip ajaran Alkitab yang mengatakan segala sesuatu ada masanya. Ia menyebutkan saat ini adalah masa untuk menyembuhkan.
 
"Alkitab memberitahu kita bahwa segala sesuatu ada masanya, ada waktunya membangun, menuai dan menabur, serta ada waktu untuk menyembuhkan. Ini adalah waktu untuk menyembuhkan bagi Amerika," pungkas Biden.
 
Joe Biden terpilih sebagai Presiden AS setelah electoral vote mencapai 279, sementara Donald Trump 214. Angka 279 yang menangkan Biden, cukup membawanya ke Gedung Putih. Namun penghitungan suara masih berlangsung dan angka untuk Biden sepertinya akan terus bertambah.
 
The New York Times dan CNN menyebutkan Joe Biden meraih 279 electoral vote. Sementara Associated Press, Guardian menyampaikan penghitungan mereka Biden meraih 290 electoral vote, sementara Donald Trump tetap di 214.
 
Trump menyebut tidak akan menerima hasil pilpres dan akan terus memperjuangkan posisinya. Namun, hingga Biden dinyatakan menang sebagai presiden, Trump belum berkata apapun.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait