#ktp#disdukcapil

Jemput Bola Layanan Adminduk Lampura Dipenuhi Keterbatasan

Jemput Bola Layanan Adminduk Lampura Dipenuhi Keterbatasan
Petugas Disdukcapil Lampura sedang memproses perekaman KTP di rumah warga. IST


Kotabumi (Lampost.co) - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menerapkan sistem jemput bola dalam memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan (Adminduk) semacam KTP dan sejenisnya. Meskpun begitu, Disdukcapil mengaku masih banyak menemui kendala karena masih adanya beragai keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki.

Kepala Disdukcapil Lampura, Khairul Anwar mengatakan, teknis pelayanan jemput bola tersebut diutamakan kepada para penduduk yang memiliki keterbatasan untuk memproses dokumen secara langsung di kantor, di antaranya, bagi warga lanjut usia (Lansia).

"Semisal ada salah seorang warga yang terbilang sudah tua dan telah dua dekade lebih tak memiliki tanda pengenal diri (KTP)," kata dia, Rabu, 15 September 2021. 

Baca: Urus KTP dan KK di Lamsel Cukup Video Call 'Pak Jaja'

 

Belum lagi, prilaku kelompok warga yang seolah-olah menganggap penting  keberadaan adminduk saat diperlukan.

"Termasuk juga keperluan adminduk untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan keterbatasan lainnya. Tetapi, dengan segala keterbatasan fasilitas dan tenaga yang kami miliki, kami memaksimalkan yang ada saja," terangnya. 

Khairul mengatakan,  saat ini hanya ada 11 kecamatan yang memiliki alat perekaman. Sementara warga yang membutuhkan pelayanan tersebar di sebanyak 23 kecamatan yang ada di Lampura. 

"Soal pelayanan lambat kemungkinan karena jaringan sedang bermasalah atau sistemnya penuh," katanya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait