#beritalampung#beritalambar#banjir

Jembatan Putus Diterjang Banjir, Puluhan Anak di Pekon Sukamulia Tak Bisa Bersekolah

Jembatan Putus Diterjang Banjir, Puluhan Anak di Pekon Sukamulia Tak Bisa Bersekolah
Jembatan Way Warkuk penghubung Pekon Pagardewa--Sukamulia yang putus Minggu, 13 November 2022, membuat puluhan anak tidak bisa bersekolah. Dok/BPBD


Liwa (Lampost.co): Jembatan penghubung Pekon Pagardewa--Pekon Sukamulia, Kecamatan Sukau, Lampung Barat yang putus diterjang banjir, Minggu, 13 November 2022, mengakibatkan puluhan anak termasuk sejumlah guru di wilayah setempat terpaksa harus meliburkan diri.

 

"Jembatan itu adalah satu-satunya akses masyarakat Pekon Sukamulia untuk keluar dan masuk desa. Kini jembatannya putus dan belum dibuat jembatan alternatif sehingga untuk sementara masyarakatnya tidak bisa berpergian kemana-mana," kata Camat Sukau Andi Cahyadi, Senin, 14 November 2022.

Andi mengatakan hingga siang ini belum bisa dilakukan upaya untuk pembuatan jembatan darurat. Hal itu dikarenakan volume air sungai saat ini masih besar. Sementara jembatan itu juga memiliki panjang 20 meter lebih, sehingga ada kesulitan untuk mendapatkan material pendukung yang sesuai kebutuhan.

Baca juga:  APBD Lampung Utara Alami Defisit Rp29,5 Miliar Lebih

"Rencananya akan segera dibuatkan jembatan darurat, tapi mengingat volume air masih besar ditambah panjang jembatan juga lebih dari 20 meter maka rencana penanganan darurat jembatan tersebut saat ini masih terkendala. Hari ini kami masih mau rembuk dulu antara pekon, kecamatan, BPBD, dan Dinas PU mengenai solusinya," kata Andi.

Akibat jembatan itu terputus, lanjut dia, kini sekitar 30-an anak dari Pekon Sukamulia yang hendak sekolah diluar pekon terpaksa meliburkan diri. Demikian sebaliknya, belasan anak dan sejumlah guru dari Pekon Pagardewa yang hendak sekolah dan mengajar di SMPN 2 Sukau yang berlokasi di Pekon Sukamulia juga terpaksa meliburkan diri karena jembatan untuk akses menuju pekon tersebut sedang putus.

"Jalan alternatif untuk keluar dari atau masuk ke Pekon Sukamulia itu ada tapi tujuanya adalah ke Kotabatu, Kecamatan OKU. Itu pun kondisinya masih jalan tanah. Kemudian tidak efektif bila dijadikan alternatif karena tujuannya sudah lain dan sangat jauh memutar," katanya.

Masyarakat, kata dia, berharap pihak BPBD dan Dinas PU bisa segera menangani minimal jembatan daruratnya dulu sehingga akses masyarakat Pekon Sukamulia bisa segera lancar.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait