#Jembatanputus#Infrastruktur

Jembatan Putus di Desa Kerawangsari Ditelantarkan Bertahun-tahun

Jembatan Putus di Desa Kerawangsari Ditelantarkan Bertahun-tahun
Jembatan penghubung Desa Kerawangsari Natar menuju Bandar Lampung putus sejak empat tahun silam. Febi/Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Jembatan penghubung antara Dusun Sawo, Desa Kerawangsari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, dengan
Dusun Tanjung Laut, Kelurahan Fajarbaru, Kecamatan Jatiagung, yang putus akibat banjir beberapa tahun silam, hingga kini belum juga diperbaiki.

Pantauan Lampost.co, akses jalan menuju jembatan putus tersebut kondisinya cukup bagus. Namun, tidak pernah dilalui kendaraan sejak empat tahun lalu karena tidak kunjung diperbaiki. Padahal jalan itu bisa menuju Bandar Lampung tak kurang dari 1 Km.

Darna (50), warga sekitar mengatakan saat jembatan masih bisa dilalui kendaraan, masyarakat sekitar selalu melintas karena hanya butuh waktu sekitar 15-20 menit menuju Way Kandis dari Dusun Talang Sawo.

"Saya yakin kalau jembatan Sungai Kandis ini dibangun beton, masyarakat beberapa desa pasti lewat sini semua menuju Bandar Lampung. Jalan di kiri kanan sungai sudah bagus, cuma jembatannya saja yang putus. Jembatan itu kan masih ada pondasi besarnya, tinggal dihubungkan lagi," katanya, Rabu, 10 Maret 2021.

Menurut Darna di seberang sungai ada beberapa desa seperti Dusun Tanjung Laut, Desa Fajar Baru, Simbar Ingin, dan Sidoaari.

"Paling sekitar 1 Km sudah Jalan Untung Suropati (Bandar Lampung). Di sekitar sungai ini sudah ramai banyak desa, nggak ada hutan-hutan lagi. Saya yakin kalau yang rumahnya disini untuk ke Bandar Lampung pasti lewat jalan ini asalkan jembatannya dibangun lagi," tambahnya.

Pihaknya sangat berharap pemerintah setempat segera memperbaiki jembatan tersebut, agar mempermudah akses masyarakat di sekitar menuju Kota Bandar Lampung.

"Kalau jembatan ini dibangun pasti lewat sini semua ke Bandar Lampung, daripada harus keluar ke jalan lintas (Pasar Natar). Semoga pemerintah kabupaten mendengar keluhan masyarakatnya," harapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait