#Infrastruktur#jembatan

Jembatan Penghubung Palas-Sragi Berusia 40 Tahun Terancam Ambrol

Jembatan Penghubung Palas-Sragi Berusia 40 Tahun Terancam Ambrol
Jembatan Belangah yang menghubungkan Kecamatan Palas dan Sragi, Lampung Selatan (Lamsel) terancam ambrol, Selasa, 5 Oktober 2021. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Jembatan Belangah yang menghubungkan Kecamatan Palas dan Sragi, Lampung Selatan (Lamsel) terancam ambrol. Warga setempat berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan dengan kondisi yang kian memprihatinkan tersebut. 

Salah satu warga Desa Baktirasa, Ujang Effendi mengatakan, jembatan yang dibangun tahun 1980-an itu sudah mengalami banyak kerusakan. 

"Sudah banyak kerusakan pada jembatan itu," kata dia, Selasa, 5 Oktober 2021.

Baca: Warga Minta Gorong-gorong Ambrol di Sragi Segera Diperbaiki

 

Dia menyebutkan, kerusakan Jembatan Belangah terdapat pada sisi tiang pondasi yang semuanya sudah menggantung akibat tergerus air. Badan pondasi jembatan yang berfungsi pemecah air pun turut runtuh. 

"Dinding pemecah air juga sudah lama runtuh akibat tergerus air. Memang sudah layak diperbaiki dan masyarakat pun minta segera diperbaiki," kata dia.

Bukan hanya itu, kata Ujang, pada bagian badan jalan juga sudah mulai ambles. Akibatnya, jalan jembatan itu terasa bergelombang.

"Ada masyarakat berinisiatif  menguruk badan jalan jembatan dengan tanah cadas," kata dia.

Sementara itu, Kepala UPTD Penguji Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Palas, Selamet mengatakan, perbaikan jembatan proyek Rawa Sragi itu telah diusulkan Pemkab Lamsel ke Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS).

"Jembatan itu telah berusia 40 tahun dan memang telah mengalami kerusakan parah. Meski demikian, kerusakan itu sudah mendapat respons positif dari Pemkab Lamsel dan telah diusulkan ke BBWSMS untuk diperbaiki," ujarnya.

Menurutnya, perbaikan jembatan di atas permukaan Sungai Way Pisang tersebut belum bisa terealisasi pada tahun ini. Ia memperkirakan usulan mereka akan terealisasi pada 2022.

“Kalau tahun ini sepertinya belum bisa terealisasi. Karena usulan kami sudah di pertengahan tahun. Kemungkinan, paling cepat perbaikan bisa terealisasi di tahun depan,” kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait