#beritalampung#beritalamsel#pembangunan

Jembatan Ambrol di Palas Ditanami Pohon Pisang oleh Warga

Jembatan Ambrol di Palas Ditanami Pohon Pisang oleh Warga
Pohon pisang sengaja ditanam warga pada lubang jembatan yang ambrol. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co): Jembatan di ruas jalan utama Desa Tanjungjaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, ditanami pohon pisang oleh warga. Penanaman pohon pisang tepat di Dusun Sukapura tersebut karena ambrol.

Pantauan Lampost.co, Kamis, 25 Agustus 2022, jembatan ambrol yang berada di ruas jalan milik kabupaten itu memiliki diameter berkisar 50-70 centimeter. Pohon pisang tersebut ditanam untuk memberi tanda pada pengendara yang lewat agar tidak masuk ke dalam lubang.

Salah satu pengendara sepeda motor, Mail, mengatakan masyarakat sekitar diduga sengaja menanam pohon pisang di jembatan itu karena ambrol. Aksi tersebut lantaran jembatan penghubung Desa Bumidaya-Tanjungjaya ambrol.

"Ya, wajarlah masyarakat tanam pohon pisang. Mungkin kesal karena jembatan itu ambrol. Bahkan, sudah sering ambrol," kata dia.

Menurutnya, kondisi jembatan itu bukan hanya ambrol tepat di badan jalan saja. Melainkan, dinding jembatan juga alami keretakan dan besi penyangga sudah tidak ada.

"Jembatan itu sudah waktunya diperbaiki. Dinding jembatan sudah banyak yang retak, pondasi sayap banyak yang gantung dan besi penyangga sudah enggak ada lagi," kata dia

Sementara itu, Kepala Desa Tanjungjaya, Santoso mengaku tidak mengetahui adanya tanaman pohon pisang tersebut. Penanaman pohon pisang itu murni dari masyarakat.

"Memang jembatan itu sudah berapa kali ambrol. Bahkan, sudah berapa kali desa memperbaikinya dengan adukan semen. Kalau tanam padi itu, kami enggak tahu," kata dia.

Santoso mengaku jembatan itu sudah berusia berkisar 30 tahun dan belum tersentuh perbaikan. Ia mengaku pihaknya sudah berkali-kali mengusulkan perbaikan jembatan tersebut.

"Jembatan itu sudah puluhan tahun, mas. Kemungkinan dibangun sekitar tahun 80-an. Tapi, kami sudah berkali-kali mengusulkan perbaikan. Tapi, sejauh ini belum ada respon. Kami saja sudah tiga kali memperbaiki yang ambrol," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait