#ekbis#beritalamsel#hargasembako

Jelang Puasa, Harga Komoditas Pangan di Lamsel Normal

( kata)
Jelang Puasa, Harga Komoditas Pangan di Lamsel Normal
Komoditas pangan di Lampung Selatan menjelang bulan puasa terpantau normal. Lampost.co/Perdhana

Kalianda (Lampost.co): Dua pekan menjelang bulan puasa, sejumlah komoditas pangan di beberapa pasar kecamatan di Lampung Selatan, terpantau stabil.

Harga beras, daging sapi, ayam potong, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih masih stabil sejak beberapa pekan silam. 

Untuk harga beras jenis IR-64 kualitas medium Rp12 ribu per kilo, kualitas biasa Rp11 ribu per kilo, dan kualitas asalan Rp10 ribu per kilo.

"Sudah dua bulan harga beras masih normal," kata Darwati (48) salah seorang pedagang beras di Pasar Kecamatan Way Panji, Minggu, 5 April 2020. 

Diperkirakan harga beras akan berangsur turun, mengingat petani setempat sudah mulai masuki musim panen raya padi.  "Petani sudah mulai panen pekan depan, kemungkinan harga turun," ujarnya. 

Hal yang sama terjadi terhadap harga daging sapi ayam potong terapantau stabil sejak beberapa bulan silam. Harga daging sapi Rp120 ribu/kg dan ayam potong Rp30 ribu per ekor.  "Kalau harga daging sapi sudah lama segini," kata Udin (55) pedagang daging di Pasar Sidomulyo. 

Hanya saja, untuk ayam potong sempat terjadi kenaikan dan turun harga, namun cenderung normal, karena sangat berpengaruh terhadap harga pakan. "Kisaran naik turun harga ayam potong lima ribu rupiah, tapi sekarang masih stabil," ujarnya. 

Sementara itu, harga cabai merah Rp30 ribu per kilo, cabai rawit rawit Rp40 ribu per kilo, bawang merah Rp45 ribu dan bawang putih Rp35 ribu per kilo.

"Dua pekan silam harga bawang putih melampaui bawang merah," kata Saryani (39) pedagang sayuran kaki lima.

Pada umumnya sejumlah sayuran yang berada di pasar Sidomulyo di pasok dari Liwa, Lampung Barat dan Brebes, Jawa Tengah. "Pasokan sayuran banyak berasal dari Liwa dan Brebes," ujarnya. 

Kondisi pasar sejak terjadinya pandemi virus korona Covid-19 tidak seramai seperti biasanya, namun masih terus bergeliat karena masyarakat masih mencari komoditas pangan. "Memang pasar tidak padat dan ramai seperti biasanya, namun tetap ada yang belanja ke pasar," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar