#daging#aman#lampura#beritalampung#ekbis

Jelang Puasa, Distan Lampura Awasi Peredaran Daging 

Jelang Puasa, Distan Lampura Awasi Peredaran Daging 
Ilustrasi pedagang daging di pasar tradisional akan diawasi. (Foto:Dok.Lampost.co)


KOTABUMI (Lampost.co)--Untuk memastikan daging yang dikonsumsi masyarakat  menjelang puasa  dalam kondisi aman, sehat, utuh dan halal (ASUH), Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lampung Utara mengawasi peredaran daging anjing yang dimungkinkan di jual di pasar-pasar tradisional. 
Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Peternakan, Dinas Pertanian Lampung Utara, Aris Siswoyo, di ruang kerjanya, Jumat (3/5/2019), mengatakan guna memastikan daging yang di konsumsi masyarakat di Lampura dalam kondisi ASUH, pihaknya akan mengawasi kemungkinan beredarnya daging anjing di pasar-pasar besar tradisional seperti, Pasar Sentral, Pasar Pagi, Pasar Bukit Kemuning dan Pasar Negara Ratu. 

Pengawasan tersebut, mengacu dari surat edaran (SE), Kementerian Pertanian (Kementan), Direktorat Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan, No. 9874/SE/pk.420/F/09/2018 tentang peningkatan pengawasan terhadap peredaran/perdagangan daging anjing. 

"Mengacu dari surat edaran yang disampaikan Kementan, menjelang puasa pihaknya akan memperketat pengawasan peredaran daging anjing yang dimungkinkan akan di campur dengan daging yang lain seperti; dengan daging kambing di pasar-pasar besar tradisional di wilayah Lampung Utara" ujarnya pada Lampost.co.

EDITOR

Yudhi Hardianto

loading...




Komentar


Berita Terkait