pupuk

Jelang Musim Tanam, Pupuk Masih Aman

Jelang Musim Tanam, Pupuk Masih Aman
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian DTPH-Bun Lampung Selatan Puji Astuti. (Lampost.co/Juwantoro)


KALIANDA (Lampost.co) -- Pupuk subsidi alokasi tahun 2020 kini masih cukup untuk kebutuhan musim tanam akhir tahun 2020 ini. 

"Alhamdulillah, masih cukup untuk pupuk subsidi yang dibutuhkan petani di Lampung Selatan," ujar Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPH-Bun) Lamsel Puji Astuti, Senin, 21 Desember 2020. 

Menurut Puji, para petani yang mulai tanam diharapkan untuk segera melakukan penebusan pupuk subsidi. Untuk pupuk urea subsidi yang kini masih tersedia per November 2020 sebanyak 9.000 ton dari alokasi tahun 2020 sebanyak 45.317 ton. "Insya Allah, para petani bisa melakukan penebusan pupuk subsidi pada musim tanam kali ini mencapai 100 persen," katanya. 

Disinggung apakah DTPH-Bun Kabupaten Lampung Selatan kini telah melakukan pengajuan alokasi pupuk subsidi untuk tahun 2021, Puji Astuti mengaku sudah mengajukan usulan ke pusat. Sebab, kini pengajuan kebutuhan pupuk subsidi lebih mudah yakni melalui sistem elektronik.

"Dimana, kebutuhan pupuk subsidi untuk tahun 2021 antara lain pupuk urea sebanyak 51.620.962 kg, pupuk ZA 408.726 kg, pupuk SP-36 (2.339.061 kg), pupuk NPK (101.618.170 kg), dan pupuk Organik (29.791.614 kg). Sementara, untuk luas tanam 299.928,34 hektare dengan jumlah penerima pupuk subsidi per NIK sebanyak 86.588," jelas dia. 

Untuk tahun 2020 ini, Puji Astuti menyatakan pupuk ZA kurang penyerapan petani. Sehingga direaloksi ke Provinsi Lampung.

"Tapi, sebaliknya pada tahun 2020 ini DTPH-Bun Lampung Selatan mendapatkan pupuk SP-36 realokasi dari Provinsi Lampung. Sebab, penyerapan pupuk SP-36 di Lamsel cukup tinggi. Artinya, pupuk SP-36 banyak dibutuhkan petani Lamsel," katanya. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait