#ITERA#BERITALAMPUNG

Jelang Dies Natalis ke-7 Rektor Itera Dialog Bersama Metro TV

Jelang Dies Natalis ke-7 Rektor Itera Dialog Bersama Metro TV
Rektor Itera Prof. Dr.-Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU., dan pembawa acara Metro TV Lampung, Francisca Kharisma Christy saat menggelar dialog spesial yang mengangkat tema 7 Tahun Itera For Sumatera, Senin, 4 Oktober 2021. Dok Humas Itera


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Institut Teknologi Sumatera (Itera) bersama Metro TV Lampung adakan kegiatan dialog spesial dengan narasumber Rektor Itera Prof. Dr.-Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU., dan pembawa acara dari Metro TV Lampung, Francisca Kharisma Christy yang mengangkat tema 7 Tahun Itera For Sumatera, Senin, 4 Oktober 2021.

Dialog tersebut menjadi bagian rangkaian jelang peringatan Dies Natalis ke-7 itera, Rabu, 6 Oktober 2021. Meski masih tergolong perguruan tinggi negeri (PTN) baru di Indonesia, berbagai capaian telah ditorehkan Itera dengan semangat kepeloporan, seperti menjadi satu-satunya kampus mandiri energi dengan memiliki pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang menjadi Laboratorium PLTS Terbesar di Indonesia, mendirikan Program Studi yang sangat dibutuhkan di pulau Sumatera dan satu-satunya di Indonesia seperti Program Studi Perkeretaapian dan Program Studi Atmosfer dan Keplanetan.

Dalam dialog ini Rektor Itera, Prof. Dr.-Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU., menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia bagi Indonesia dan Pulau Sumatera. Rektor menjelaskan melalui keunggulan dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan ilmu kemanusiaan, Itera harus ikut berkonstribusi pada pemberdayaan potensi yang ada di wilayah Sumatera khususnya.

“Kemajuan suatu bangsa sangat dipengaruhi SDM yang dalam hal itu tidak terlepas dari sektor pendidikan. Tujuan Itera ingin mengembangkan potensi SDM tersebut dan bertarget di pembangunan Sumatera,” Jelas Rektor Itera.

Meski didalam suasana pandemi covid-19, Rektor menjelaskan pada pembawa acara Francisca Kharisma bahwa Itera sangat menjaga kualitas pendidikan. Terkait standar mutu, seperti dosen pengajar dan sarana prasarana pembelajaran hingga laboratorium, rektor menegaskan sejak jauh hari, Itera telah mempersiapkan hal tersebut. Itera memiliki Badan Pembina Adaptasi Kehidupan Baru (BPAKB) yang bertugas menyajikan protokol dan standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur seluruh aktivitas sivitas akademika Itera selama di dalam kampus Itera.

“Dalam menjaga kualitas pendidikan saat pandemi ini, Itera sudah mempersiapkan sejak tahun lalu terkait kuliah hybrid tentunya agar kualiatas lulusan mahasiswa Itera tidak menurun. Tantangan ini harus bisa kita atasi bersama. Semua komponen harus bergerak,” ujar Rektor Itera.

Diakhir dialog, Rektor Itera menyampaikannya impian Itera untuk selalu berusaha mewujudkan visi misinya. Menghasilkan lulusan terbaik untuk Indonesia khusunya di pulau Sumatera dan pada tahun 2045 atau saat usia Indonesia Emas, Itera sudah setara dengan ITB.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait