sriwijayaairpesawatjatuhkecelakaan

Jasad Bayi Penumpang Sriwijaya Air Teridentifikasi

Jasad Bayi Penumpang Sriwijaya Air Teridentifikasi
Pesawat Sriwijaya Air. Foto: MI


Jakarta (Lampost.co) -- Rumah Sakit (RS) Polri mengidentifikasi lima jenazah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182. Salah satunya, bayi berusia dua tahun, Fathima Ashalina Marhen.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono menyebut empat jenazah lain yang teridentifikasi, yakni Didik Gunardi, 49; Athar Rizki Riawan 8; Gita Lestari Dewi, 36; dan Rahmania Ekananda, 39. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan data antemortem dari keluarga dengan postmortem dari tubuh korban.

Kepala Laboratorium DNA Pusat Kedokteran Kesehatan (Pusdokkes) Polri Kombes Ratna menjelaskan Didik Gunardi teridentifikasi atas DNA pembanding dari anak kandung. Atta Rizki teridentifikasi atas DNA pembanding dari ayah kandung.

Gita Lestari Dewi teridentifikasi berdasarkan data pembanding dari anak kandung. Identifikasi Fatima berdasarkan data pembanding dari ayah kandung dan Rahmania Eka Nanda dengan data pembanding dari ibu kandung. 

"Jadi untuk Fatimah dan Rahmania Eka Nanda satu keluarga. Jadi Alhamdulillah untuk keluarga tersebut dua-duanya sudah teridentifikasi," ujar Ratna di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin, 18 Januari 2021.

Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.

Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait