#narkoba#kriminal#beritalampung

Jaringan Pengedar Sabu di Wonosobo Ditangkap di Lokasi Berbeda

Jaringan Pengedar Sabu di Wonosobo Ditangkap di Lokasi Berbeda
Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus membekuk empat tersangka pengedar sabu di Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Senin, 9 Januari 2022. Istimewa


Kotaagung (Lampost.co) -- Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus membekuk empat tersangka pengedar sabu di Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Senin, 9 Januari 2022.

Keempat tersangka berinisial RH (27) dan RS alias Lan Siluk (39) warga Pekon Bandar Kejadian, Wonosobo.

Lalu, RU (38) warga Pekon Banding, Kecamatan Bandar Negeri Semuong dan AW (51), warga Pekon Garut, Kecamatan Semaka.

"Kempat tersangka ditangkap di tiga tempat berbeda,” kata Kasatresnarkoba Polres Tanggamus, AKP Deddy Wahyudi, Rabu, 12 Januari 2022.

Penangkapan itu berdasarkan informasi masyarakat dan pengembangan kasus. Bermula dari penangkapan RH di Pekon Bandar Kejadian dan barang bukti narkotika.

Berdasarkan keterangan RH, petugas melakukan pengembangan kasus hingga menangkap RS alias Lan Siluk di Pekon Bandar Kejadian.

Kasus tersebut terus dikembangkan ke rumah HZ alias Jirin di Pekon Sanggi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, yang diduga sebagai bandar narkoba.

Dari rumah HZ itu, petugas meringkus AW dan RU yang sedang mengkonsumsi sabu. Namun, polisi tidak menemukan HZ karena sedang tidak berada di rumahnya.

Dari penangkapan itu, tersangka menyita barang bukti dari tersangka RH berupa satu plastik klip sabu seberat 0,11 gram, dua plastik klip bekas, satu alat hisab sabu, dua sedotan plastik, tiga ponsel, satu kaca pirek, dan korek api gas.

Lalu dari RS alias Lan Siluk disita barang bukti lima plastik klip sabu seberat 5,22 gram, empat bundel plastik klip, satu alat hisab sabu, satu sedotan plastik, ponsel, pipet plastik, dan uang tunai Rp2,25 juta.

Kemudian dari RU ditemukan satu plastik klip sabu seberat 0,18 gram dan sebilah pisau. Terakhir dari AW disita satu alat hisap sabu, pirek, korek api, ponsel, timbangan digital, tujuh plastik klip sisa sabu dan plastik klip isi sabu seberat 0,13 gram.

“Kasus ini masih dilakukan pengembangan dengan pengejaran seorang bandar yang menjadi buronannya. Sementara untuk keempat tersangka dijerat Pasal 112 atau 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal 20 tahun," tandasnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait