#pertanian#beritalampung

Jaringan Irigasi Tak Jadi Prioritas Pembangunan Lampura

Jaringan Irigasi Tak Jadi Prioritas Pembangunan Lampura
Kantor Dinas PUPR Lampura. Lampost.co/Fajar


Kotabumi (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara belum melihat jaringan irigasi sebagai prioritas pembangunan. Sebab, pembangunan dan peningkatan sarana pertanian itu masih banyak kekurangan dokumen dan pembiayaan. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lampura, Syahrizal, mengatakan DAK 2022 belum menyasar pada bidang sumber daya air. Sebab, kelengkapan dokumen belum terpenuhi dan kekurangan biaya.

"Dana alokasi umum dan bagi hasil secara bertahap kami adakan," kata Syahrizal, Kamis, 25 November 2021.

Menurutnya, hanya terdapat dua bidang yang masuk dalam sasaran dari anggaran sebesar Rp40 miliar, yaitu teralokasi di bidang cipta karya Rp16 miliar dan sisanya masalah jalan dan jembatan. "Dengan demikian tak menyisakan pada bidang lainnya," ujarnya.

Warga Lampura, Adi, mengatakan sepatutnya Pemkab bisa mendorong program ketahanan pangan, karena dapat menciptakan lapangan kerja. "Jadi tidak di satu sisi saja. Sangat disayangkan belum ada perhatian pemerintah," ujar Adi.

Sebab, beberapa jaringan irigasi saat ini kondisinya cukup mengkhawatirkan dengan tingkat kerusakan parah. Selain itu embung atau waduk yang menjadi muaranya. Hal itu mempengaruhi hasil panen.

"Kalau di wilayah yang maju bisa 3 sampai 4 kali. Kalau kami satu kali saja sudah untung jika tidak diserang hama," ujar petani tersebut.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait