penipuanvonispns

Janjikan Proyek Fiktif, Oknum PNS Dishub Lamsel Divonis 2 Tahun Penjara

( kata)
Janjikan Proyek Fiktif, Oknum PNS Dishub Lamsel Divonis 2 Tahun Penjara
Mayasari (38), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perhubungan Lampung Selatan divonis 2 tahun penjara dalam sidang yang berlangsung secara virtual di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang, Kamis, 6 Agustus 2020. Salda


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mayasari (38), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perhubungan Lampung Selatan divonis 2 tahun penjara dalam sidang yang berlangsung secara virtual di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang, Kamis, 6 Agustus 2020. Warga Kalianda itu terbukti bersalah melakukan penipuan dengan modus menjanjikan proyek fiktif terhadap korbannya.

Hakim Joni Butar-butar dalam persidangan menyatakan, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHP yaitu penipuan.

"Menyatakan terdakwa bersalah, dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan. Menghukum terdakwa selama 2 tahun penjara, dan dikurangi selama terdakwa menjalani peroses persidangan," katanya.

Dalam persidangan terungkap, terdakwa Mayasari menawarkan proyek di bidang penyediaan alat kelengkapan keselamatan jalan berupa penyediaan zona aman sekolah di Lampung Selatan tempat terdakwa bekerja kepada korban, Sherly. Nilai proyek itu mencapai Rp100 juta.

Pada saat itu terdakwa menjanjikan keuntungan sebesar 10% atau Rp10 juta per bulan selama 6 bulan. Kemudian, setelah 6 bulan dan proyek selesai, maka uang modal akan dikembalikan utuh sebesar Rp100 juta.

Mendengar tawaran dari terdakwa, korban tertarik untuk ikut proyek tersebut, dan menyerahkan uang Rp100 juta kepada terdakwa disertai dengan 1 
lembar kwitansi.

Namun, keuntungan sebesar Rp10 juta tiap bulan yang dijanjikan terdakwa tidak pernah ditepati dari waktu yang telah disepakati. Sehingga korban akhirnya melaporkan kasus penipuan tersebut ke Polresta Bandar Lampung.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait