#KKBPapua#Terorisme

Jalur Suplai Senjata KKB Papua Terkuak

Jalur Suplai Senjata KKB Papua Terkuak
Pengamat teroris dari Universitas Indonesia Ridwan Habib. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon


Jakarta (Lampost.co) -- Jalur suplai senjata bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua berhasil diungkap sejumlah akademisi. Namun, hasilnya belum bisa diungkap ke publik.

"Kami akan sampaikan dulu ke pemerintah, kalau misal bisa dibuka ke publik nanti akan kami infokan," kata pengamat teroris dari Universitas Indonesia Ridwan Habib dalam program Newsmaker Medcom.id bertemakan '400 Pasukan Hantu Buru KKB', Sabtu, 8 Mei 2021.

Dia menyebut salah satu jalur suplai senjata telah terungkap dan ditangani pihak terkait. Yakni, jalur penyelundupan klasik.

Jalur ini berasal dari Filipina Selatan. Para penyelundup memanfaatkan kapal nelayan memasuki Indonesia melalui perairan Sulawesi Utara. Kemudian, dibawa ke Papua.

"Nah satu kelompok ini sudah ditangkap yang menggunakan jalur itu. Namun, jalur lain belum (diungkap)," beber dia.

Ridwan menyebut suplai senjata dari Filipina Selatan cukup modern. Sebab, senjata merupakan produk home industry dan rampasan dari tentara Filipina.

Jalur lain yaitu melalui perbatasan Indonesia dan Papua Nugini. Penyelundup senjata ini memanfaatkan pengawasan perbatasan yang lemah.

"Personel yang menjaga terbatas kemudian mereka masuk dari situ," sebut dia.

Dia menyebutkan jenis senjata dari wilayah perbatasan ini cukup modern. Bahkan, persenjataan dari sejumlah negara maju.

"Ada suplai, kami duga senjata dari Australia, Amerika Serikat, dari luar lah pokoknya," beber dia.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait