#bakauheni#pelabuhanpanjang

Jalur Penyeberangan Truk Logistik akan Dialihkan ke Pelabuhan Panjang Bandar Lampung

Jalur Penyeberangan Truk Logistik akan Dialihkan ke Pelabuhan Panjang Bandar Lampung
Menteri BUMN, Erick Thohir (tengah) saat berkunjung ke operasi pasar di PTPN VII, Selasa, 10 Mei 2022. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sedang mematangkan rencana pengalihan jalur penyeberangan kendaraan besar dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel) ke Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung. Ide pengalihan itu muncul dari evaluasi pelaksanaan arus mudi/balik Lebaran 2022. 

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, jalur penyeberangan bersama antara kendaraan besar penyalur kebutuhan pokok dan kendaraan pribadi selama arus balik Lebaran telah menarik perhatian pemerintah untuk memisahkan keduanya agar lebih lancar dan teratur. 

"Rencana ini dilihat dari data saat mudik. Banyak kendaraan bercampur antara kendaraan pribadi dengan logistik atau pengangkutan barang. Kondisi ini menjadi perhatian bersama," kata dia, saat berkunjung ke operasi pasar di PTPN VII, Selasa, 10 Mei 2022.

Baca: Layanan Arus Balik di Pelabuhan Panjang Bandar Lampung hanya Sampai 10 Mei

 

Faktor lainnya adalah keberadaan data yang menunjukkan bahwa jumlah kendaraan besar yang menyeberang ke Jawa melalui dua pelabuhan tersebut mencapai 116%. Hal itu, kata Erick, menunjukkan bahwa keberadaan Lampung benar-benar dibutuhkan dalam memenuhi kebutuhan pangan di Pulau Jawa.

"Inilah yang akan kita jaga sebagai upaya agar transportasi untuk masyarakat tidak tercampur dengan truk besar yang menyebabkan beban kapal menjadi berat demi menjamin keamanan seluruh penumpang," katanya. 

Menurut Menteri Erick, kedua jenis kendaraan itu membutuhkan pelabuhan khusus demi menjamin kelancaran penyaluran logistik maupun penumpang.  

"Pelabuhan Panjang sedang didiskusikan dan dipelajari untuk jalur penyeberangan truk skala besar," jelas dia. 

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menegaskan siap memenuhi kebutuhan pemerintah pusat secara maksimal. 

"Bahan pangan yang kita hasilkan banyak dibutuhkan masyarakat di Pulau Jawa. Jadi, kita penuhi semua kebutuhan pangan, khususnya dari sektor pertanian," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait