#beritalampung#beritalamsel#proyekjalan

Jalan Suak di Lampung Selatan Yang Amblas akibat Banjir Belum Diperbaiki

Jalan Suak di Lampung Selatan Yang Amblas akibat Banjir Belum Diperbaiki
Kondisi jalan yang ambles akibat banjir di Dusun Pematangbalik, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Lampost.co/Perdhana


Kalianda (Lampost.co): Satu dari empat ruas jalan utama di Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, yang ambles akibat banjir bandang belum diperbaiki.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, Senin, 15 November 2022, kondisi jalan yang menurun di Dusun Pematangbalik, Desa Suak, rusak akibat banjir bandang akhir bulan lalu kini semakin melebar.

Kondisi aspal yang mengelupas sepanjang sekitar 15 meter semakin melebar sampai setengah dari lebar jalan. Jika terus dibiarkan dipastikan akses menuju Desa Suak terputus.

Baca juga:  BPBD Tubaba Keluarkan Surat Edaran Waspada Banjir

Di lokasi jalan yang amblas hanya dipasang dahan atau pelepah kering pohon kelapa, sebagai tanda bahaya bagi pengguna jalan yang melintas."Ini jalan utama ke pusat Desa Suak, harusnya cepat diperbaiki," kata Tatang (40) warga sekitar.

Menurutnya, kondisi jalan ambles sangat membahayakan kendaraan yang melintas, terutama roda dua, pada saat malam hari.
"Harus hati-hati kalau lewat jalan ini, bisa terjatuh," kata dia.

Kepala Desa Suak Juli Wahyudin menjelaskan empat titik jalan utama yang rusak akibat banjir bandang yang terjadi akhir Oktober lalu. "Satu titik yang putus sudah selesa di perbaiki dan bisa dilintasi," katanya.

Pasca banjir bandang, lanjut dia, perbaikan dilakukan Pemkab Lampung Selatan dengan menurunkan satu alat berat, fokus di lokasi paling parah atau terputus."Awal dikerjakan di lokasi jalan yang terputus, sementara yang lain tertunda," kata dia.

Selanjutnya, kata dia, alat berat pindah lokasi untuk mengerjakan tanggul penangkis banjir Way Katibung di Desa Banyumas dan Sinarpasemah yang jebol akibat banjir. "Pada waktu itu dikonfirmasi mengerjakan tanggul dulu, setelah itu ke sini lagi," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait