#infrastruktur#jalanrusak

Jalan Rusak di Depan Bandara Masuk RKPD 2023

Jalan Rusak di Depan Bandara Masuk RKPD 2023
RUSAK. Jalan yang berada di depan Bandara Radin Inten II di Desa Brantiraya sudah lama rusak dan hingga kini belum mendapat sentuhan perbaikan. Tampak seorang pengendara motor melewati jalan rusak tersebut, Kamis, 15 September 2022. Lampost.co/Febi H


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Brantiraya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, kembali mengusulkan perbaikan jalan di depan bandara dalam rencana kerja pemerintah desa (RKPD) pada 2023. Kegiatan berlangsung di balai desa setempat, Kamis, 15 September 2022.

Turut hadir dalam acara perwakilan camat Natar, kasi Ekonomi Pembangunan, pendamping desa, BPD, Babinsa Koramil Natar, tokoh agama, dan masyarakat. Rapat RKPD itu membentuk tim 11 yang nantinya akan menggodok apa saja yang akan dilaksanakan tahun mendatang dan membawa hasil rapat itu ke musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbang).

"Untuk jalan desa (lingkungan) bisalah kami perlahan memperbaikinya, tetapi yang kami nanti-nantikan adalah jalan kabupaten di tengah desa yang berbatasan dengan Pesawaran itu kapan mau diperbaiki," kata Kepala Desa Brantiraya, Ahmad Rizal, Kamis, 15 September 2022.

Baca juga: Warga Kalirejo Keluhkan Debu Proyek Jalan Palasaji--Bumidaya

Menurut dia, usulan perbaikan jalan milik kabupaten itu sudah terlalu sering dilakukan bahkan ke DPR pusat pun sudah tetapi hingga kini belum ada realisasinya. "Mungkin semenjak desa ini ada jalan itu enggak pernah diperbaiki. Padahal selain jalan berbatasan langsung dengan Pesawaran, jalan itu akses utama ribuan warga desa tepat di depan bandara," ujarnya.

Rizal meminta pemerintahan baik provinsi maupun kabupaten untuk memperbaiki jalan itu. Sebab, sangat malu desa yang dekat bandara kondisi jalan rusak parah.

"Enggak banyak membangun jalan hampir 3 kilo itu anggarannya paling Rp2--Rp3 miliar. Tapi ya beginilah faktanya, aspirasi masyarakat hanya didengarkan tapi tidak ada tindakan," katanya.

Babinsa Brantiraya Serma Ake Indrawantoro meminta semua pihak menjaga keamanan desa secara bersama dengan mengaktifkan kembali siskamling. Sebab, belakangan ada banyak informasi beredar remaja terutama anak sekolah melakukan tawuran saat malam hari.

"Banyak informasi yang kami dengarkan ada banyak kasus tawuran. Untuk itu, saya minta kita secara bersama lebih mengaktifkan siskamling untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan salah satunya tawuran dan pencurian," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait