#Infrastruktur#jalan

Jalan Rejomulyo-Kalirejo Tak Disentuh Perbaikan Selama 8 Tahun

Jalan Rejomulyo-Kalirejo Tak Disentuh Perbaikan Selama 8 Tahun
Kondisi ruas jalan penghubung Desa Rejomulyo - Kalirejo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan yang kian rusak, Selasa, 15 Mei 2021. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Jalan penghubung Desa Rejomulyo - Kalirejo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel) tak kunjung diperbaiki. Padahal, kondisi jalan tersebut kian rusak.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, di sepanjang ruas jalan kabupaten itu ditemukan lubang dengan ukuran cukup dalam. 

Warga Desa Kalirejo, Sunando (25) mengatakan, kondisi jalan yang memprihatinkan itu tidak pernah mendapatkan perbaikan sejak delapan tahun terakhir. Padahal, jalan itu akses alternatif menuju Kecamatan Kalianda, Way Panji, dan Sidomulyo.

"Kondisinya makin parah. Bahkan, nyaris semua aspalnya terkikis," kata dia, Selasa, 15 Juni 2021.

Baca: Proyek Rigid Beton Jalan Ryacudu Senilai Rp18,5 M Masuk Tahap Tender

 

Sunando mengeklaim, warga di sekitar jalan tersebut merasa dianaktirikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel. 

"Akses transportasi kami jadi terhambat. Roda perekonomian masyarakat juga ikut terpengaruh. Biaya angkut hasil bumi mahal karena faktor kondisi jalan rusak parah," katanya.

Warga Desa Rejomulyo, Sukino mengaku, untuk menuju ke Puskesmas Rawat Inap Bumidaya yang berada di perbatasan Desa Kalirejo-Bumidaya, dia harus memakan waktu yang lama. Sebab, para pengendara mesti ekstra hati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut.

"Dulu cukup 10 sampai 15 menit saja. Sekarang bisa 30 sampai 45 menit karena harus pelan-pelan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Kalirejo, Budiyono mengatakan pihaknya telah berkali-kali mengusulkan perbaikan. Bahkan, pengajuan itu sudah diusulkan melalui E-Planning.

"Mudah-mudahan secepatnya bisa diperbaiki Pemkab Lamsel. Kami juga berharap warga bersabar. Sebab, kondisi saat ini berbeda karena banyak anggaran yang di-refocussing untuk penanganan covid-19," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait