#INFRASTRUKTURJALAN#TUBABA

Jalan Dua Jalur Panaraganjaya Disiapkan Empat U-Turn

Jalan Dua Jalur Panaraganjaya Disiapkan Empat U-Turn
Forum LLAJ Tubaba turun ke lapangan untuk menetapkan titik putar balik di pembangunan jalan dua jalur Tugurato-Pasar Panaraganjaya. (Lampost.co/Merwan)


Panaragan (Lampost.co) -- Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menetapkan empat titik putar balik (U-Turn) di jalan dua jalur Tugu Rato-Pasar Panaraganjaya.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tubaba menyiapkan lima titik U-Turn di proyek pembangunan jalan dua jalur sepanjang 2 km tersebut. Namun, berdasarkan hasil peninjauan tim Forum LLAJ ditetapkan hanya empat titik.

"Berdasarkan hasil peninjauan tim Forum LLAJ, fasilitas putar balik di proyek jalan dua jalur itu hanya empat titik yang memenuhi syarat ketentuan. Untuk satu titik lainnya diminta ditutup," ujar Kabid Binamarga PUPR setempat, Sumardi, usai meninjau bersama dengan tim Forum LLAJ setempat, Senin, 16 Agustus 2021.

Ia menjelaskan berdasarkan gambar dari kegiatan pembangunan proyek dua jalur tersebut disiapkan lima titik U-Turn. Perinciannya, putaran simpang kompleks rumah dinas bupati, putaran simpang kota budaya uluan nughik, putaran depan eks kantor BKD, dan satu titik putaran berada sebelum Bank BRI Pasar Panaraganjaya.

"Yang ditutup di depan eks kantor BKD, selain berada di jalan menikung dan menurun juga berdekatan dengan U-Turn sebelum tugu pasar Panaraganjaya,"kata dia.

Baca juga :Pemkab Tubaba Gelontorkan Rp23,5 Miliar Bangun Jalan Dua Jalur

Sementara itu, Kabid Dalops Dishub Tubaba, Ikhwanudi, didampingi oleh Lukman Hakim Kasi Pengembangan Angkutan dan Multi moda, dan Marta Plt Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor mengatakan, penetapan 4 titik U-Turn tersebut sudah sesuai dengan ketentuan perencanaan U-Turn nomor 06/BM/2005 Dirjen  Binamarga.

"Berdasarkan ketentuan U-Turn berjarak 400-800 meter dengan tetep memprioritaskan ruang aktivitas umum sepertI Rumah Sakit, Masjid , SPBU dan lain- lain, dan tim yang turun hari ini juga melibatkan forum LLAJ Tubaba,"kata dia.

Sementara itu, Reston Rah Timur, perwakilan PT. Mayang Sari Prima selaku pihak pelaksana pembangunan ruas jalan dua jalur senilai Rp23,3 miliar mengatakan, selaku perwakilan rekanan pihaknya akan melaksanakan semua arahan dari Dinas PUPR Tubaba.

"Prinsipnya kami dari pihak rekanan, siap melaksanakan apa yang menjadi arahan dari Dinas PUPR Tubaba," ungkapnya.

Pada sisi lain, Ketua Pokdar Kamtibmas Polres Tubaba, H. Herman Artha RM, yang turut hadir dalam penetapan U-Turn tersebut, berharap segala sesuatu yang terkait dengan penetapan, harus merujuk pada ketentuan aturan dengan tetap memperhatikan keselamatan berlalu lintas.

"Selaku perwakilan dari masyarakat kami berharap penetapan 4 titik U-Turn telah sesuai dengan ketentuan," kata dia.

Ipda Chaidir, Kanit Regident (Registrasi dan Identifikasi) Satlantas Polres Tubaba, mengatakan penetapan U-Turn tersebut tetap mengedepankan keselamatan pengguna jalan dan berdasarkan kondisi di lapangan.

"Karena kondisi lalu lintas belum padat, maka kami memandang empat titik U-turn tersebut sudah tepat,"kata dia.

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait