#Infrastruktur#jalan

Jalan Budi Utomo Margodadi Rusak dan Berlubang

Jalan Budi Utomo Margodadi Rusak dan Berlubang
Warga menginginkan agar titik rawan di sepanjang satu kilo meter di Jalan Budi Utomo itu segera diperbaiki. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Jalan Budi Utomo yang terletak di Kelurahan Margodadi, Kecamatan Metro Selatan mengalami kerusakan dan berlubang. 

Dari pantauan Lampost.co, ada beberapa titik lubang di sepanjang satu kilometer dari Jalan Budi Utomo. Kondisi terparah terdapat di Kelurahan Margodadi, tepatnya di RW 04 RT 15.  Lubang jalan yang tersebar di sepanjang 20 meter itu membuat sebagian kendaraan roda empat kesulitan melintas.

"Kurang lebih sudah 10 bulan rusak. Di sini juga sering terjadi kecelakaan. Ada pengendara yang jatuh dan mobil kejeblos,"  ujar warga sekitar, Tugiman (72), Minggu, 28 Februari 2021.

Dia menjelaskan, warga sudah sering berinisiatif menutupi lubang jalan dan memasang tanda di titik rawan kecelakaan. 

"Saya beri tanda di tempat yang membuat mobil kejeblos. Dengan ditancap kayu dan batang pohon kan orang bisa melihat kalau itu tidak bisa dilalui. Nanti setelah kering dan keras lagi saya bersihkan, kasian kalau ada yang kecelakaan," ujar dia.

Menurutnya, warga menginginkan agar titik rawan di sepanjang satu kilo meter di Jalan Budi Utomo itu segera diperbaiki. 

"Kalau musim hujan begini becek, nanti ketika musim panas debunya banyak banget. Sampai masuk ke rumah-rumah," pungkasnya.

Sementara Penjabat Sekda Kota Metro, Misnan, menjelaskan, Jalan Budi Utomo yang ada di Kelurahan Mergodadi merupakan jalan provinsi. Perbaikan hingga perawatan jalan tersebut menjadi tanggung jawab pihak Provinsi Lampung.

"Kami tidak bisa membetulkan jalan itu, perawatan pun tidak bisa. Misal mau dibenahi, ya harus memberitahukan ke provinsi. Itu kewenangan provinsi," kata dia.

Dia menambahkan, ruas jalan provinsi yang ada di Bumi Sai Wawai semua sudah diusulkan untuk diperbaiki. Gubernur juga sudah meminta Pemkot Metro untuk tetap melaporkan supaya cepat dibenahi. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait