#pencabulan#asusila

Jaksa Minta Harta Pemerkosa 13 Santri Dilelang untuk Korban

Jaksa Minta Harta Pemerkosa 13 Santri Dilelang untuk Korban
Kepala Kejati Jawa Barat, Asep N Mulyana. Medcom


Bandung (Lampost.co) -- Jaksa dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat meminta pengadilan menyita seluruh aset dan harta Herry Wirawan, terdakwa kasus pemerkosaan 13 santri. Harta tersebut agar dilelang dan hasilnya diserahkan kepada para korban.

"Merampas harta kekayaan terdakwa baik tanah dan bangunan maupun pondok pesantren baik kekayaan terdakwa lainnya baik yang sudah disita dan belum, untuk dilelang dan diserahkan ke negara. Selanjutnya digunakan untuk biaya sekolah anak-anak dan bayi-bayi dan keberlangsungan hidup mereka," kata Jaksa Asep N Mulyana, di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Selasa, 11 Januari 2022. 

Baca juga: Pemerkosa Belasan Santri di Bandung Dituntut Hukuman Mati

Jaksa sebelumnya menuntut Herry Wirawan hukuman penjara seumur hidup dan kebiri kimia atas kasus tersebut. Termasuk meminta agar hukuman diperberat dengan denda.

"Kami juga meminta kepada hakim untuk pidana denda sebesar Rp500 juta subsider satu tahun kurungan," kata dia.

Asep mengatakan, Herry juga dituntut untuk membayar restitusi atau ganti rugi kepada korban yang berjumlah 13 orang. Dia diminta untuk membayar sebesar Rp331 juta lebih. 

"Mewajibkan kepada terdakwa untuk membayar restitusi kepada anak korban yang total keseluruhan sebesar Rp 331.527.186," kata dia.

Herry Wirawan menjadi terdakwa usai memperkosa 13 santriwati. Bahkan beberapa santriwati hamil dan melahirkan.

Atas perbuatannya itu, jaksa penuntut umum menuntut agar hakim menjatuhkan hukuman mati terhadap terdakwa Herry Wirawan. 

Herry disebut terbukti bersalah sesuai dengan Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Dan (5) jo Pasal 76 D UU R.I Nomor 17 Tahun 2016 yentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama.

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait