#beritalampung#beritabandarlampung#pilkada

Jadwal Rekrutmen Badan Ad Hoc KPU dan Bawaslu Lampung Belum Jelas

Jadwal Rekrutmen Badan Ad Hoc KPU dan Bawaslu Lampung Belum Jelas
Ilustrasi. Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): KPU Provinsi Lampung belum menentukan jadwal seleksi dan rekrutmen badan ad hoc pada Pemilu 2024. Badan adhoc yang akan direkrut nantinya terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Komisioner KPU Lampung Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Ali Sidik, mengatakan saat ini KPU Lampung masih menunggu PKPU terbaru terkait jadwal rekrutmen dan juga petunjuk teknis (juknis) dari KPU RI.

"Masih dalam tahap pembahasan di KPU RI. Jadi kami menunggu. Kami juga belum bisa memastikan kapan tepatnya seleksi akan dimulaim, karena di PKPU 3 tahun 2022 tak disebutkan jadwal spesifiknya," ujarnya, Jumat, 2 September 2022.

Baca juga: Ribuan Gram Sabu dan Ganja Diamankan Polda Lampung Selama 2 Bulan

Ia pun belum bisa menentukan secara spesifik jumlah badan ad hoc yang akan direkrut nanti. Namun acuannya, untuk jumlah rekrutmen PPK lima orang per kecamatan, PPS tiga orang per kecamatan, dan KPPS terdiri dari 7 orang per TPS ditambah dua linmas.Sedangkan dalam proyeksi sementara, total ada 229 kecamatan, 2.640 desa, dan 27.205 TPS, pada Pemilu 2024 nanti.

"Kalau untuk kecamatan dan kelurahan/desa kan sudah pasti mengunci, jumlahnya dari Kemendagri. Nah TPS ini yang masih fluktuatif, jadi baru proyeksi sementara, makanya nanti kami akan turun melakukan pemetaan terhadap TPS-TPS (bisa berkurang atau bertambah), " katanya.

Senada, Bawaslu Lampung juga masih menunggu petunjuk teknis dari Bawaslu RI untuk proses rekrutmen dan jadwal pastinya. Meski demikian Bawaslu Lampung telah memberikan pengunguman ke masyarakat, jika sebentar lagi rekrutmen badan ad hoc pengawasan pemilu.

"Belum, masih menunggu," kata Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriah.

Bawaslu nantinya akan merekrut tiga orang sebagai Panwascam per kecamatan, satu orang per desa untuk PKD (Panitia Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa), dan satu orang untuk PTPS (Pengawas Tempat Pelaksanaan Pemilu).

Jumlah yang direkrut, menurut Khoir akan mengikuti jumlah kecamatan, kelurahan/desa dan TPS yang diproyeksikan KPU Provinsi Lampung.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait