#KPK#Korupsi#kasusmustafa

Jadi Saksi Sidang Mustafa, KPK Panggil Legislator hingga Pengusaha

Jadi Saksi Sidang Mustafa, KPK Panggil Legislator hingga Pengusaha
Ilustrasi KPK : Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengaku telah mengirimkan surat terhadap lima orang yang akan dihadirkan sebagai saksi pada sidang lanjutan kasus korupsi APBD Lampung Tengah, dengan terdakwa Mustafa.

"Penuntut Umum KPK sudah mengirimkan surat panggilan saksi secara sah dan patut tertanggal 20 Mei 2021," ujar JPU KPK Taufiq Ibnugroho, Rabu, 26 mei 2021.

Pihaknya belum bisa memastikan apakah kelimanya akan hadir pada sidang yang akan digelar pada hari ini, Kamis, 27 Mei 2021. Lima orang yang akan dihadirkan sebagai saksi berasal dari kader partai, Legislator, Penyelenggara Negara, hingga pengusaha.

"Kita tunggu besok (hari ini) ya," katanya.

Permintaan lima saksi untuk hadir tersebut atas permintaan Majelis Hakim Efiyanto, pada sidang 20 Mei 2021, lalu. Dalam perkara tersebut Mustafa didakwa dengan dugaan menerima fee proyek sebesar Rp51 miliar selama 2017--2018.

Jumlah itu dikumpulkan dari fee proyek Kabupaten Lamteng, meliputi setoran dari staf Dinas Bina Marga Aan Riyanto sebesar Rp9,3 miliar, Pegawai Dinas Bina Marga Supranowo Rp8,8 miliar, Kabid Air Bersih dan Pertamanan Indra Erlangga Rp15 miliar, Staf Dinas Bina Marga Rusmaladi Rp10 miliar, Staf Dinas Bina Marga Andri Kadarisman Rp4,7 miliar, Erwin Mursalin mantan pengawal pribadinya Rp2,4 miliar, dan Taufik Rahman Rp450 juta.

Jaksa menjelaskan terdakwa telah memperkaya diri bersama eks Plt. Kepala Dinas Bina Marga Lamteng, Taufik Rahman yang menerima hadiah uang dari Direktur PT Sorento Nusantara, Budi Winarto dan pemilik PT Purna Arena Yudha Simon Susilo.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait