#bupatimesuji#khamamik

Jadi Saksi, Kahamamik Banyak Jawab Tidak Tahu 

Jadi Saksi, Kahamamik Banyak Jawab Tidak Tahu 
Lampost.co/ Febi Herumanika


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Bupati Nonaktif Kabupaten Mesuji Khamamik dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara fee proyek infrastruktur di Kabupaten yang dia pimpin, dengan dua terdakwa Sibron Aziz dan Kardinal, Senin (6/4/2019). 
 
Hakim Ketua Nopian Saputra dipersidangan mempertanyakan kepada Kahamami, apakah benar sebelum lelang ada daftar daftar proyek yang sudah ditentukan.  Mendapat pertanyaan itu Khamamik lantas menjawab jika benar ada daftar paket proyek tetapi tidak tertulis nama pemborong dari proyek tersebut. "Daftar paket memang ada hanya saja tidak ada tertulis pemborongnya (Pemenang Proyek)," katanya. 
 
Hakim Novian kembali menyakan apakah benar dalam hal pemenangan proyek saudara yang menentukannya,? Khamamik lantas menjawab jika dirinya sudah disumpah dan saat memberikan keterangan dalam keadaan puasa, bahwa kata Khamamik tidak benar apa yang ucapkan saksi sebelumnya. 
"Saya sudah disumpah dan saya puas juga tidak benar yang disampaikan itu," katanya. 
 
Hakim anggota Zaini Basir menanyakan, pada daftar terdapat beberapa nama seperti, Lukman, Kapolda, Kejati dan nama lainya. Hakim bertanya siapa yang mengeluarkan itu. Khamamik lantas menjawab tidak mengetahui persoalan itu. 
 
Mendapat jawaban tidak tahu, hakim geram lantas menyakan tidak mungkin daftar proyek keluar dengan sendiri. "Ada daftar nama-nama ploting proyek, mulai dari rekanan, ada nama Loekman Wabup Lamteng, Kejati, Kejari sampai Polda Lampung senilai Rp9,2 miliar," tanya Zaini Basir. 
 
Khamami dengan singkat menjawab, "Saya enggak tau yang mulia" katanya. 
 
Hakim lantas tidak mempercayai ucapan Khamamik, karena menurut Zaini Basir tidak mungkin list proyek tersebut keluar dengan sendirinya. "Gak mungkin anda tidak tau, masa ini bisa keluar sendiri. Anda jangan berbohong, ini gak masuk akal masa bisa keluar nama-nama pemenang lelang tapi gak tau siapa yang keluarkan," kata Hakim sembari menunjukan kertas barang bukti list pemenang lelang. 
 
Hakim Gustina Aryani menyarankan berkali-kali kepada Kahamaik supaya berkata jujur. Selain skasi sudah disumpah ditakutkan jika saksi yang statusnya sudah tersangka diungkap lagi dalam perkara lain sehingga menambah masalah baru, jika tidak berkata jujur. 
 
 

EDITOR

Febi Herumanika

loading...




Komentar


Berita Terkait