#BunuhDiri#GantungDiri#PenemuanMayat

Itera Beri Tanggapan soal Mahasiswi Bunuh Diri

Itera Beri Tanggapan soal Mahasiswi Bunuh Diri
(Lokasi korban meninggal/foto/Andi Apriadi)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Institut Teknologi Sumatera (Itera) memberikan tanggapan soal mahasiswinya yang ditemukan gantung diri. Korban bernama Zahra Syifa (21), adalah mahasiswa aktif di Program Studi Teknik Geomatika, angkatan 2017.

Atas musibah meninggalnya Zahra, seluruh sivitas akademika Itera turut berdukacita sedalam-dalammnya kepada pihak keluarga, dan turut mendoakan semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Rektor Prof. Ofyar Z Tamin, beserta sivitas akademika Itera menyatakan berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga atas meninggalnya Zahra Syifa.” ujar Rektor Itera dalam keterangan resmi yang diterima Lampost.co, Kamis, 21 Januari 2020.

Zahra meninggal dunia, Rabu malam, 20 Januari 2021 di kompleks perumahan Jalan Karimun Jawa, Gang Wisma 1, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Berdasarkan data kemahasiswaan, mahasiswi tersebut berasal dari Karawang, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari dosen pengajar, Zahra adalah salah satu mahasiswa yang baik dan tidak memiliki masalah dalam perkuliahan ataupun dalam penyusunan tugas akhir selama berkuliah di Itera.

Atas musibah yang terjadi, pihak Itera melalui perwakilan Dosen Prodi Teknik Geomatika turut mendampingi pihak keluarga di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek. Terkait penyebab meninggalnya Zahra, pihak kampus masih menunggu keterangan resmi kepolisian.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait