#KDRT

Istri di Lamtim Terkapar Dihajar Suami dengan Potongan Besi

Istri di Lamtim Terkapar Dihajar Suami dengan Potongan Besi
Korban saat dirawat di klinik kesehatan di wilayah Lampung Timur. Dok/Istimewa


Sukadana (Lampost.co) -- Seorang istri di Lampung Timur dihajar suami sampai babak belur hingga tak sadarkan diri. Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka robek di wajah, lebam, dan patah gigi karena dianiaya dengan potongan besi oleh suami.

Kejadian tersebut terjadi di jalan area persawahan, Desa Kedung Ringin, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur, Jumat, 24 Juni 2022, pukul 18.00 WIB. Saat itu korban meminta dipulangkan ke orang tuanya karena tidak tahan dengan perlakuan suami yang kerap memukul.

Kapolres Lampung Timur Zaky Alkazar Nasution melalui Kapolsek Pasir Sakti AKP S.I Marbun mengatakan, korban adalah SUP (37), dan pelaku merupakan suaminya sendiri berinisial SAN (52), warga Desa Karyatani, Kecamatan Labuhan Maringgai.

"Korban mengalami luka robek di wajah, lebam, serta patah gigi setelah dianiaya suaminya SAN. SAN menganiaya istrinya menggunakan potongan besi, hingga tak sadarkan diri. Kemudian korban ditinggalkan dengan posisi kepala di bawah dan kaki masih di atas motor, sampai akhirnya ditemukan warga," kata dia saat dikonfirmasi Lampost.co.

Dia menjelaskan, peristiwa penganiayaan bermula saat korban meminta untuk dikembalikan kepada orang tuanya karena tidak tahan lagi kerap dipukuli suami. Setelah dikembalikan kepada orang tuanya, pada hari itu juga suaminya sengaja menghadang di tengah jalan, dan memukuli korban.

"Istrinya seringkali dipukuli sehingga minta dikembalikan kepada ortunya. Setelah dikembalikan kepada orang tuanya, sekitar pukul 18.00 WIB saat korban melintas di jalan penghubung Desa Kedung Ringin, pelaku menghadang korban dan langsung memukuli korban," ujarnya.

Kapolsek menambahkan, diketahui selama berumah tangga suaminya sering melakukan penganiayaan, melontarkan kata-kata akan membunuh, dan menghancurkan muka korban serta mematahkan kakinya, apabila korban meminta pulang ke rumah orang tuanya.

"Setelah mendapat Informasi petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil mengamankan pelaku di rumah tanpa perlawanan," tuturnya.

Pelaku akan disangkakan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga atau penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan kekerasan dalam rumah tangga pasal 44 ayat 2 dan atau pasal 351 ayat 2 KUHP.

"Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pasir Sakti untuk proses lebih lanjut," pungkas AKP S.I Marbun.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait