#peternakan#ispi

ISPI Lampung Komitmen Lahirkan Sarjana Peternakan Berkualitas

ISPI Lampung Komitmen Lahirkan Sarjana Peternakan Berkualitas
Pelantikan pengurus ISPI Cabang Lampung periode 2020-2026 di Aula Fakultas Pertanian Unila, Rabu, 10 Maret 2021. Lampost.co/Effran


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengurus Wilayah Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Lampung berkomitmen untuk melahirkan sarjana berkualitas. Sumber daya manusia berkompeten itu mulai diwujudkan melalui kerja sama dengan empat perguruan tinggi dan organisasi.

Ketua PW ISPI Lampung, Aris Susanto, menjelaskan kiprah ISPI di Lampung dimulai sejak 1980. Dalam kurun waktu tersebut, kepengurusan ISPI selalu meninggalkan catatan sejarah yang baik. Untuk itu, di kepengurusan yang dipimpinnya selama 2020-2026, pihaknya akan memberikan kinerja yang baik.

"Kami organisasi terbuka yang siap bersinergi dalam mendukung program Pemerintah Daerah, seperti program kartu petani berjaya. Untuk itu, kami akan mendukungnya untuk kemajuan pertanian dan peternakan di Lampung," kata Aris, usai dilantik di Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP-Unila), Rabu, 10 Maret 2021.

Di samping itu, pihaknya memiliki komitmen untuk melahirkan sarjana peternakan baru. Hal itu ditunjukkan dalam kerja sama dengan FP Unila, Politeknik Negeri Lampung, Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang, dan Pinsar Petelur Nasional Lampung.

"Dengan kerja sama itu, secara langsung atau tidak langsung ISPI akan berkontribusi dalam melahirkan sarjana peternakan berkualitas. Kami juga sedang mendiskusikan dewan pakar untuk bersinergi dengan organisasi sejenis," ujarnya.

Ketua Umum PB ISPI, Didiek Purwanto, mengatakan era globalisasi menuntut pembangunan industri peternakan menjadi sangat dinamis. Kondisi itu menjadikan organisasi profesi sebagai rumah besar untuk mempersiapkan anggotanya memenuhi tuntutan jaman. 

"Untuk meningkatkan kapabilitas SDM itu kami berperan nyata dalam bekerja sama dengan forum pimpinan fakultas peternakan di seluruh Indonesia untuk mengembangkan kurikulum. Dengan demikian, sarjana peternakan naik satu level menjadi insinyur peternakan dan satu level dengan profesi lainnya, seperti dokter hewa ," kata Didiek.

Sementara itu, dalam mewujudkan salah satu misi organisasi sebagai mitra pemerintah, maka ISPI konsisten aktif memberikan masukan kepada pemerintah baik melalui Kementerian Pertanian maupun Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Kami mempersiapkan memberi masukan untuk adanya revisi beberapa peraturan yang dianggap kontra produktif dan rancu di beberapa bagian kewenangan khususnya di sektor peternakan. Sehingga diharapkan menjadi lebih produktif dan fokus dalam menjalankan dinamika peternakan di Indonesia," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mengatakan Pemerintah Provinsi sangat fokus pada peternakan. Hal tersebut diwujudkan pertama kali dengan langkah Gubernur yang memisahkan Dinas Perkebunan dan Peternakan menjadi perangkat daerah tersendiri. Dua sektor itu memiliki potensi yang besar, sehingga harus dikelola secara terpisah.

"Dengan potensi yang besar itu, diharapkan keberadaan ISPI juga dapat mewujudkan program-program Pemprov untuk mensejahterakan rakyat, seperti petani, peternak, dan UMKM. Tapi, untuk memajukan itu harus dimulai dari desa, karena peternak banyak berada di desa," kata dia.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait