#isis#bom#beritainternasional#teroris#radikal

ISIS Ledakkan Bom di Filipina Selatan, 10 Orang Tewas

( kata)
ISIS Ledakkan Bom di Filipina Selatan, 10 Orang Tewas
Ledakan bom di Kota Jplo, Filipina menewaskan sekitar 10 orang. Foto: AFP.


Manila: Kelompok Islamic State (ISIS) dilaporkan meledakkan bom di kota Jolo, Filipina Selatan. Insiden tersebut menewaskan sekitar 10 militer dan warga sipil di tengah pengamanan ekstra ketat akibat ancaman serangan oleh militan yang berafiliasi pada ISIS.

Komandan militer regional Letnan Jenderal Corleto Vinluan mengatakan ada lima tentara dan empat warga sipil yang tewas dalam serangan pertama di siang hari. Bom dipasang di sebuah sepeda motor dekat dua truk tentara yang tengah di parkir depan toko bahan makanan dan toko komputer.

"Itu adalah alat peledak improvisasi yang dibawa oleh kendaraan dan meledak saat tentara kami melakukan pemeriksaan pasar," kata Vinluan, dikutip dari ABC News, Senin, 24 Agustus 2020.

Ledakan kedua terjadi tak jauh dari lokasi pertama, yang diduga menggunakan 'pengantin' perempuan sebagai penyerang bunuh diri. Insiden ini terjadi sejam setelah ledakan pertama dan menewaskan pelaku serta seorang tentara.

"Seorang tentara sedang memeriksa seorang perempuan, lalu ada ledakan lain," imbuh Vinluan.

Militer juga menemukan bom ketiga yang tidak meledak di pasar umum. Insiden-insiden tersebut membuat aparat militer dan kepolisian langsung mengisolasi kota Jolo.

Hampir 40 tentara, polisi dan warga sipil terluka dalam serangan bom itu.

Pengeboman pertama terjadi di dekat alun-alun kota dan katedral Katolik Roma di provinsi yang mayoritas penduduknya Muslim di Filipina tersebut. Hingga kini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, namun militer menyalahkan komandan militan Abu Sayyaf, Mundi Sawadjaan atas peristiwa tersebut.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...


Berita Terkait



Komentar