#ekspor#ipcpanjang#pelindo#ekbis

IPC Panjang Dukung Akselerasi Ekspor

IPC Panjang Dukung Akselerasi Ekspor
Pertemuan Forum KMPP di Balai Karantina Pertanian Lampung. Foto: Dok/IPC Panjang


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Forum Komunitas Maritim Pelabuhan Panjang (FKMPP) bersepakat untuk mengakselerasikan kinerja ekspor melalui Pelabuhan Panjang sebagai basis perdagangan internasional hasil pertanian, perkebunan, pertambangan dan perikanan di Indonesia khususnya Pulau Sumatera.

General Manager IPC Panjang, Drajat Sulistyo menjelaskan unsur FKMPP terdiri dari KSOP, Pelabuhan Panjang, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung, dan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung.

Seluruh instansi tersebut berkomitmen untuk mengakselerasikan kegiatan ekspor melalui pelabuhan Panjang sebagai basis perdagangan luar negeri. Terutama hasil pertanian, perkebunan, pertambangan dan perikanan yang menjadi keunggulan Indonesia khususnya Sumatera.

"Terlebih, Lampung secara geografis merupakan penghubung antara Jawa dan Sumatera yang menjadi pintu gerbang ekonomi wilayah Sumatra Bagian Selatan dan Pelabuhan Panjang berperan sebagai pelabuhan penyangga Tanjung Priok," kata Drajat kepada Lampung Post, Rabu, 21 Agustus 2019.

Dia melanjutkan, saat ini pelabuhan Panjang memiliki tujuh terminal khusus sesuai dengan jenis cargo, yaitu terrminal petikemas, curah kering, curah cair, multipurpose, ro–ro, PT Inti Sentosa Alam Bahtera (ISAB), dan terminal TBL. Dengan terminal tersebut diharapkan dapat menjadikan Lampung sebagai basis ekspor di Sumatera.

Selain itu, lanjutnya, IPC Panjang juga berencana memberikan gebrakan untuk meningkatkan ekonomi daerah dengan menambahkan ruang lingkup Jalan Tol Trans Sumatera ke Pelabuhan Panjang. "Hal itu dengan bersinergi dengan Hutama Karya, PTPN7, dan insan maritim lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pertanian Kelas I Bandar Lampung, Jumadh mengatakan pihaknya mendorong peningkatan ekspor hasil produk unggulan di Lampung. Menurutnya, koordinasi seluruh unsur instansi maritim itu diharapkan menghasilkan terobosan guna mendongkrak ekspor dari Lampung."Khususnya hasil pertanian, perkebunan, pertambangan dan perikanan melalui Pelabuhan Panjang. Untuk dapat menembus pasar dunia tidaklah mudah. Untuk itu komoditas di sektor itu harus memenuhi standart dengan kualitas dan keamanan produk yang dihasilkan," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait