#dkpp#komisionerkpu

Intervensi KPU Kalbar, DKPP Memberhentikan Komisioner KPU RI

Intervensi KPU Kalbar, DKPP Memberhentikan Komisioner KPU RI
Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik.Medcom.id/Faisal Abdalla


Jakarta (Lampost.co) -- Sanksi tegas berupa pemberhentian dijatuhkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) kepada Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting. Dia dianggap mengintervensi jajaran Komisioner KPU Kalimantan Barat (Kalbar) pada penetapan calon legislatif DPRD Kalbar.

"Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu tujuh Evi Novida Ginting selaku anggota KPU RI sejak keputusan ini dibacakan," kata Plt Ketua DKPP Muhammad saat membacakan putusan di Jakarta, 18 Maret 2020.

DKPP meminta Presiden Joko Widodo menjalankan putusan tersebut dengan memberhentikan Evi Novida Ginting dalam waktu tujuh hari sejak putusan dibacakan.

DKPP juga memberi sanksi peringatan keras kepada elite KPU. Ketua KPU, Arief Budiman dan komisioner lain, tak luput dari hukuman itu.

Sementara Ketua KPUD Kalbar Ramdan, anggota KPUD Kalbar Erwin Irawan, Mujiyo, dan Zainab, hanya diberikan sanksi peringatan.

"Memerintahkan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia untuk melaksanakan putusan ini sepanjang terhadap teradu VIII, teradu IX, teradu X, dan teradu XI paling lama tujuh hari sejak putusan ini dibacakan," ujarnya.

Pihaknya meminta Bawaslu mengawasi pelaksanaan putusan ini. Dugaan pelanggaran tercatat sebagai perkara nomor 317-PKE-DKPP/X/2019. Laporan disampaikan anggota DPRD Kalimantan Barat Hendri Makaluasc.

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait